Banjarmasin — Gelaran Performing Art Charity Movement 2026 bertajuk “Di Bawah Langit Banjarmasin untuk Sesama” tak hanya menjadi ajang penggalangan dana kemanusiaan, tetapi juga memperlihatkan kuatnya ekosistem ekonomi kreatif di Kota Banjarmasin.
Digelar di Atrium 2 Duta Mall Banjarmasin, Jumat (23/1/2026), kegiatan ini mempertemukan pelaku seni, komunitas kreatif, pelaku usaha, hingga lembaga sosial dalam satu ruang kolaborasi. Acara ini diinisiasi Pawadahan Nanang Galuh Banjar Kota Banjarmasin bersama Gekrafs DPC Kota Banjarmasin, Duta Mall Banjarmasin, dan BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan.
Beragam subsektor ekonomi kreatif tampil dan berinteraksi langsung dengan publik, mulai dari seni pertunjukan, musik, fashion, hingga event kreatif. Kehadiran Nanang dan Galuh se-Kalimantan Selatan, komunitas kreatif, serta pengunjung pusat perbelanjaan menunjukkan tingginya daya tarik produk dan karya kreatif lokal.
Ketua Panitia, Rizky, menilai kegiatan ini menjadi contoh konkret bagaimana sektor kreatif mampu bergerak seiring dengan misi sosial.
“Ekonomi kreatif tidak hanya soal hiburan atau industri, tapi juga punya nilai sosial. Melalui kegiatan ini, kreativitas menjadi penggerak kolaborasi dan kepedulian,” ujarnya.
Dukungan dari sektor swasta dan lembaga keuangan seperti Bank Kalsel, pelaku industri kreatif, hingga event organizer memperkuat peran kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif daerah.
Puncak acara “Banjar Bernyanyi Bareng” bersama Purna Gita Bahana Nusantara (GBN) Banjarbaru menjadi simbol sinergi antar komunitas kreatif lintas generasi, sekaligus mempertegas identitas Banjarmasin sebagai kota yang membuka ruang bagi ekspresi seni dan inovasi.
Seluruh donasi yang terkumpul disalurkan melalui BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan. Sementara dari sisi ekonomi kreatif, kegiatan ini diharapkan memperluas jejaring pelaku, meningkatkan eksposur karya lokal, serta memperkuat branding Banjarmasin sebagai Kota Kreatif yang kolaboratif dan berdaya saing.[]



