Banjar Bernyanyi Bareng Vol. 2 Pilih Aplikasi Lokal untuk Tiket, Dorong Ekosistem Kreatif Kalsel

Diposting pada

BANJARMASIN – Banjar Bernyanyi Bareng Vol. 2 bukan sekadar perhelatan musik. Di balik panggungnya, ada langkah nyata mendorong ekonomi kreatif daerah — termasuk keputusan menggunakan IB Indonesia, aplikasi lokal Kalimantan Selatan, sebagai platform penjualan tiket.

Ketua Gekraf Banjarmasin Habibi A. Hakim menyebut pilihan itu bukan kebetulan. Penyelenggara ingin membuktikan bahwa digitalisasi sebuah event tidak harus bergantung pada aplikator nasional — produk teknologi lokal pun mampu mengambil peran dalam rantai ekosistem industri kreatif.

Kegiatan ini mempertemukan musisi, komunitas, pelaku kreatif, dan masyarakat dalam satu panggung — sekaligus menunjukkan bahwa karya lokal memiliki ruang nyata untuk mendapat apresiasi publik.

Bagi penyelenggara, Banjar Bernyanyi Bareng Vol. 2 menjadi bukti bahwa penguatan ekonomi kreatif daerah bisa dimulai dari langkah sederhana: menghadirkan karya lokal, memberi ruang bagi talenta daerah, menggunakan teknologi buatan sendiri, dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem kreatif lokal.

“Ketika kreativitas lokal bertemu dengan teknologi lokal, maka tercipta ekosistem yang tidak hanya menghibur, tetapi juga membuka ruang tumbuh bagi industri kreatif daerah,” ujar Habibi.[]