Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Setelah ditutup selama beberapa bulan sebagai dampak pandemi Covid-19, wisata sungai di Banjarmasin akan kambali dibuka dalam waktu dekat ini.
Guna mengembalikan eksistensi pariwisata berbasis sungai di Kota Banjarmasin yang sempat redup, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Banjarmasin kini melakukan pembekalan kepada pedagang pasar terapung dan motoris kelotok wisata.
Kepala Disbudpar Kota Banjarmasin, Ihsan Al-Hak, mengatakan, pembekalan tersebut dilakukan sebagai bentuk persiapan pembukaan Siring Menara Pandang dan sekitarnya di masa pandemi Covid-19 saat ini.
“Ini kita lakukan agar para motoris kelotok wisata dan acil-acil Pasar Terapung bisa memahami bagaimana penerapan protokol kesehatan saat wisata andalan Kota Seribu Sungai ini dibuka kembali,” katanya.
Ihsan membeberkan, Disbudpar sendiri telah melakukan koordinasi terkait rencana pembukaan wisata siring tersebut dengan pihak Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjarmasin.
“Baru sekadar koordinasi secara lisan saja. Untuk koordinasi resminya, akan dilakukan dalam waktu dekat ini, kira-kira satu atau dua hari ke depan,” ujarnya.
Jika disetujui oleh Gugus Tugas, maka Ihsan memastikan akan melakukan kerjasama dengan pihak UPT Siring dan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Banjarmasin dalam hal pengawasan protokol kesehatan di tempat wisata.
“Intinya, dalam pengawasan kita akan bekerjasama dengan pihak TNI-Polri dan Satpol-PP Kota Banjarmasin,” tegasnya.
Ihsan menjelaskan, pengawasan yang ketat di tempat wisata, terutama siring dan wisata susur sungai, adalah bentuk upaya dari Pemerintah Kota Banjarmasin agar jangan sampai terjadi penularan Covid-19 di tempat wisata.
“Kita tidak ingin wisata di Banjarmasin menjadi klaster baru dalam penyebaran Covid-19,” pungkasnya.[]



