Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, resmi melantik kepengurusan Dewan Kesenian (DK) Kota Banjarmasin.
Dengan mengusung konsep seni Banjar, yakni Mamanda, pelantikan ini digelar di aula Kayuh Baimbai, Balaikota Banjarmasin, Sabtu (4/9/2021).
Dimulai dengan prosesi seni Mamanda yang sangat khas, suasana pelantikan menjadi kental dengan budaya Banjar. Suara tabuhan dan petikan panting serta gong menambah khidmat suasana.
Mengenakan baju kain Sasirangan, Ketua dan seluruh pengurus Dewan Kesenian Banjarmasin resmi dilantik.
“Selamat kepada Dewan Kesenian Banjarmasin, semoga bisa berkolaborasi dengan baik bersama Pemerintah Kota Banjarmasin memajukan seni dan budaya,” kata Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina.
Ketua Dewan Kesenian Banjarmasin, Hajriansyah, usai dilantik mengucapkan terima kasih kepada semua yang terlibat dalam proses pelantikan dan kepada semua pengurus.
Sesuai visi dan misinya, Hajri ingin Dewan Kesenian Banjarmasin tak menjadi semacam event organizer. Namun menjalankan tupoksinya untuk memberikan masukan, menyerap aspirasi, dan bergerak dalam memajukan seni dan budaya di Banjarmasin.
“Dewan Kesenian menjadi wadah bagi para seniman dan kita siap berkolaborasi,” tegasnya.
Pada acara pelantikan, Walikota Ibnu Sina juga membacakan puisi karyanya yang berbahasa Banjar. Pada salah satu baitnya, ia mengibaratkan Banjarmasin “selembar” surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai.
Selain itu ditampilkan pula seni Madihin oleh Zacky dan Ferdi. Dua pemuda ini sudah berpengalaman memainkan seni Madihin hingga ke luar negeri, untuk mengharumkan nama Banua.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Disbudpar Banjarmasin, Ikhsan El Haque, dan beberapa undangan lainnya.[]



