Editor : Almin Hatta
TAMIYANGLAYANG – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas untuk Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Barito Timur (Bartim), diperkirakan akan dimulai pada awal November 2021 nanti.
Sehubungan dengan hal tersebut, Turaini selaku Kepala SDN Dorong, Desa Dorong, Kecamatan Dusun Timur, Bartim, menyatakan pihaknya sekarang ini sedang melakukan persiapkan untuk dimulainya PTM tersebut.
Turaini menyebutkan, yang pertama disiapkan adalah segi keamananan Protokol Kesehatan (Prokes). Kedua, mengikuti surat edaran dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bartim.
“Karena rencananya PTM ini kan dilakukan secara terbatas. Jadi kita tunggu adanya surat edaran dari Dinas Pendidikan,” katanya, ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (13/10/2021).
Menurut Turaini, dengan penerapan PTM terbatas ini, maka pembelajaran hanya memakan waktu 2 jam di sekolah, tanpa istrahat.
“Untuk saat ini, penataan ruang belajar belum selesai kami lakukan. Nantinya akan kami atur sedemikian rupa, khususnya untuk mengatur jarak kursi dan meja antar murid,” ujarnya.
Turaini menjelaskan, murid SDN Dorong tidak terlalu banyak. Dari kelas 1-2-3-4-5-6 hanya berjumlah 92 orang murid. Jadi untuk pengaturannya tidak terlalu sulit.
“Sebelum dipergunakan untuk belajar, ruang kelas terlebih dulu kami semprot dengan disinfektan. Kami juga menyediakan tempat cuci tangan, dan handsanitizer,” ucapnya.
Sejauh ini, papar Nuraini, untuk murid SD tidak divaksin. Sebab, yang divaksin hanya berusia 12 tahun ke atas.
Di sisi lain, lanjutnya, para guru kini sedang menganalisa segi pembelajaran. Khususnya mengenai materi pelajaran yang disampaikan saat PTM nanti.
“Karena waktunya sedikit, sedangkan mata pelajarannya banyak. Jadi kita pilah-pilah untuk PTM. Sisanya kita buat untuk penugasan pelajaran kepada siswa. Mungkin PTM dimulai pada jam 7 pagi. Tapi itu tadi, kita masih menunggu surat pemberitahuan dari Disdik Kabupaten,” ucapnya.[]



