TAMIYANGLAYANG – Pelecehan yang dilakukan seorang oknum pejabat di DPMDSos Kabupaten Barito Timur (Bartim) terhadap pemohon Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah beberapa waktu lalu, ternyata berdampak secara psikologis terhadap siswi SMA.
Hal itu diungkapkan sejumlah siswi Kelas 12 SMAN1 Tamianglayang. Mereka mengaku sedih, waswas, dan bahkan mencemaskan terulangnya kasus serupa di masa mendatang.
Para siswi tersebut, yakni Putri, Ewi, Rahmi, Bella, dan Yaneta, yang sebentar lagi akan memasuki dunia pendidikan tinggi (kuliah) mengaku miris begitu membaca pemberitaan yang viral di media sosial terkait oknum pejabat yang diduga melakukan pelecehan terhadap calon peserta KIP Kuliah tersebut.
“Ulah oknum pejabat tersebut merupakan perbuatan yang memalukan dan sangat merugikan bagi sang pelaku sendiri, dan terutama bagi sang korban dan keluarganya,” kata Putri, didampingi teman-temannya, kepada Maknanews, Rabu (6/7/2022).
Para remaja yang sedang bersemangat menempuh pendidikan ini menyatakan sangat menyesalkan terjadinya peristiwa tersebut.
“Semoga saja hanya sekali ini saja, dan tidak akan terjadi lagi,” timpal Rahmi.
Meski berharap demikian, mereka tetap saja merasa waswas akan terulangnya kasus serupa pada kesempatan lainnya.
“Sang pelaku itukan merupakan orang berpengaruh atau bisa dibilang orang penting, sehingga bisa leluasa melakukan tindakan tak senonoh tersebut,” ujar Ewi.
Menurut Putri, seorang pejabat yang memiliki pengarus itu seharusnya bisa menjadi panutan bagi generasi muda seperti mereka.
“Tapi yang namanya manusia memang tidak lepas dari dosa. Semoga saja terungkapnya kasus ini dapat menjadi pembelajaran bagi kita semua. Entah itu bagi orangtua, bagi kalangan muda, agar lebih bisa berhati-hati, dan tidak mudah percaya kepada orang lain. Meski itu orang yang kita kenal atau pejabat yang kita hormati,” ujar Bella.
Di sisi lain, Yaneta menilai sang korban merupakan figur luar biasa, sosok pahlawan, dengan keberaniannya mengungkapkan kasus ini.
“Andai saja ia tidak mengungkapkan kebenaran, entah berapa banyak korban lagi yang akan mengalami kejadian yang sama,” tegasnya.[]
Editor : Almin Hatta



