PT SPMT Sudah Evakuasi Batubara Tongkang Karam di Sungai Napu 

Diposting pada

TAMIYANGLAYANG – Pihak PT SPMT mengaku sudah mengevakuasi ribuan ton batubara yang tumpah ke Sungai Napu, Desa Telang Baru, Kecamatan Paju Epat, Kabupaten Barito Timur (Bartim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

“Seluruh batubara yang tumpah ke sungai itu sudah kami evakuasi pada Senin 20 Maret 2023 lalu, dengan menggunakan alat khusus pengambilan batubara,” kata Icang dari PT SPMT.

Sebagaimana diketahui, pada sore Minggu 12 Maret lalu terjadi insiden tongkang karam di perairan Sungai Napu depan Pelabuhan PT Bangun Nusantara Jaya Makmur (PT BNJM), Desa Telang Baru.

Berita tongkang karam dengan muatan 4.000 MT batubara itu pun viral, dan menjadi perhatian serta perbincangan publik sampai saat ini. Publik bahkan menanti perkembangan tindak lanjut pihak terkait mengenai ribuan ton batubara yang masuk ke sungai tersebut. Sebab, emas hitam itu dikhawatirkan mencemarkan lingkungan sekitarnya.

Belakangan, tepatnya Senin 27 Maret 2023, pihak DLH Kabupaten Bartim, melalui Kabid Tata Lingkungan Penataan Hukum dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup, Sapta Aprianto SH, mengungkapkan bahwa pemilik batubara itu adalah PT Blommindo.

Jum’at 31 Maret 2023, wartawan Maknanews bertemu salah seorang petinggi PT SPMT atas nama Icang, di ruang tunggu Kantor DLH Bartim.

Icang mengaku akan mengikuti pertemuan dengan pihak PT SPMT, PT BNJM, dan pihak Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalteng, serta pihak DLH Bartim sebagai pendamping DLH Kalteng yang sekaligus memfasilitasi tempat pertemuan di Ruang Rapat Kantor DLH Bartim.

Saat itulah Icang menyampaikan kepada Maknanews bahwa pada Senin 20 Maret 2023 lalu pihaknya telah mengevakuasi batubara dari dalam Sungai Napu, Desa Telang Baru.

“Semua batubara itu sudah berhasil kami evakuasi,” ujarnya, sembari menunjukkan video kegiatan evakuasi tersebut.[]

Editor : Almin Hatta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *