Anggota DPR RI Tanggapi Masalah Desa Dambung di Perbatasan Kalteng-Kalsel

Diposting pada

TAMIYANGLAYANG – Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Tengah (Kalteng), Willy Midel Yoseph MM, dan Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur (Bartim), Nur Sulistio, menanggapi masalah Desa Dambung yang berada di perbatasan wilayah Provinsi Kalteng dengan Kalimantan Selatan (Kalsel).

Tanggpan tersebut disampaikan Willy dan Nur Sulistio, usai mengikuti upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Bartim Ke-21 di Tamilyanglayang, Kamis (10/8/2023) kemarin.

Menurut Willy, nanti pihaknya akan mengadakan pertemuan dengan pihak Badan Geovisual untuk membahas permasalahan Desa Dambung yang berada di berbatasan dua provinsi bertetangga tersebut.

Saat ini, papar Willy, masalah tersebut masih dalam tahap proses pembahasan dan diupayakan menempuh jalan komunikasi yang baik, agar sesuai amanat rakyat.  

“Kemungkinan pada tanggal 14 Agustus 2023 kita mengundang Badan Geovisual yang mengetahui gambar rupa-rupa bumi, untuk membahas tata batas Kabupaten Bartim dan desa-desa yang ada di wilayah Bartim,” katanya.

Willy menyebutkan, Badan Geovisual ini langsung di bawah Presiden RI.

“Kita harus mengurus masalah ini secara damai. Saya berharap masalah kecil di berbagai wilayah, seperti Desa Dambung ini, dapat diselesaikan secara damai. Apa yang diinginkan masyarakat desa harus dapat diselesaikan,” ucapnya.

Sedangkan Nur Sulistio menyebutkan, DPRD Bartim terus berupaya mencari solusi untuk mempertahankan Desa Dambung yang pada saat ini dalam polemik tata batas masuk wilayah Kalsel. 

“Beberapa kegiatan telah kita upayakan. Baik dari Eksekutif maupun Legislatif, terus berkoordinasi dengan sesepuh dan para tokoh masyarakat setempat. Termasuk dengan tenaga pendamping hukum. Intinya, bagaimana mendapatkan solusinya,” ujarnya.

Menurut Nur Sulistio, upaya ini harus melibatkan semua kalangan, agar tidak salah melangkah jika mengambil jalur hukum.

“Sebab, konsekuensinya jelas. Jika kalah maka sudah selesailah. Jadi, tidak cukup pemerintah saja. Namun warga juga dan semua kalangan harus dilibatkan,” tegasnya.

Nur Sulistio memastikan, Pemda Bartim, DPRD Bartim, anggota  DPR RI asal Kateng, dan tokoh masyarakat Kalteng, terus berupaya mempertahankan Desa Dambung tetap di koordinat Kabupaten Bartim.[] 

 

Gazali Rahman 11/8/ 2023.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *