BANJARMASIN – PDAM Bandarmasih akan menghentikan distribusi air pada beberapa wilayah di Banjarmasin. Warga yang terdampak diharapkan segera menampung persediaan air bersih untuk beberapa hari ke depan.
Hal ini berkaitan dengan upaya PDAM Bandarmasih untuk meningkatkan kualitas air bersih. Menurut Humas PDAM Bandarmasih Nur Wakhid, pihaknya akan melakukan pengurasan reservoar booster gerilya yang berkapasitas 2500 M2.
“Pelaksanaannya 9 Januari 2020. Pompa akan mati selama pengurasan berlangsung. Kurang lebih selama 8 jam dari jam 9 pagi sampai jam 4 sore,” katanya.
Fungsi reservoir sendiri menurut Wakhid adalah untuk menampung air bersih. Air yang sebelumnya diambil dari instalasi pengolahan air (IPA) Pramuka ditampung untuk kemudian disalurkan lagi pada pelanggan.
“Reservoir perlu dikuras. Sebab, ada kotoran hasil endapan di penampungan air” ucap Wakhid lagi.
Atas hal itu, PDAM Bandarmasih mengimbau warga untuk segera menampung persediaan air bersih.
“Kepada pelanggan yang terkena dampak bisa mempersiapkan penampungan air,” ujar Wakhid.
Sementara itu, wilayah terdampak yang mengalami penghentian distribusi air meliputi dua wilayah di Banjarmasin, yakni Banjarmasin Selatan dan Barat.
Untuk di wilayah Selatan antara lain Jalan Tembus Mantuil, Komplek Bumi Lingkar Basirih, Komplek Wengga, Gunung Meranti, Kuin Kacil, Pulau Bromo, Komplek Bunyamin Residence, Komplek Djoko, dan Beruntung Jaya.
Sedang di wilayah Banjarmasin Barat meliputi wilayah Kubah Basirih, Komplek Lumba-Lumba, Pelindo, dan Jalan Barito Hilir.
Stefanus Yonathan



