Begini Strategi Kecamatan Dusun Timur Perangi Covid-19

Diposting pada

Tamiang Layang – Camat Dusun Timur bekerja sama dengan Polsek, Danramil, dan Puskesmas Dusun Timur, memberikan arahan kepada Kepala Desa (Kades) dan Lurah setempat untuk bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19.

Kegiatan ini dilaksanakan secara langsung, tidak melalui video conference. Sedikitnya ada 16 desa yang termasuk wilayah kecamatan Dusun Timur diundang untuk berhadir. Kegiatan dilaksanakan dengan mengikuti protokol yang telah ditetapkan.

Unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) akan melakukan peninjauan langsung ke desa-desa untuk melihat kesiapan dalam pencegahan Covid-19.

Camat Dusun Timur, Yudesman menyatakan jikadesa-desa di kecamatan tersebut kabarnya telah membuat posko. Oleh karena itu, Beliau sebagai Kepala Kecamatan Dusun Timur perlu melakukan pengecekan mengenai posko-posko tersebut.

Yudesman berharap agar warga pendatang atau yang baru datang dari kota lain terutama kota dengan status local transmision, diharapkan segera melaporkan diri pada aparat desa setempat. Hal ini memudahkan pihak desa untuk melakukan pendataan.

Pada kesempatan yang sama Beliau juga menyampaikan bahwa pemantauan diharapkan dapat dilakukan oleh masing-masing desa. Masing-masing desa di kecamatan Dusun Timur berdasarkan keterangan Beliau telah dilengkapi dengan Babinkantibmas, Babinsa, dan Tim Kesehatan menunjang pencegahan Covid-19.

Pada masa pandemi Covid-19 kita telah melihat dan memahami bahwa pandemi ini memiliki dampak lain, yaitu ekonomi. Seperti kita ketahui bahwa secara tidak langsung ekonomi mampu memengaruhi tindakan masyarakat. Oleh karena itu, hal ini juga menjadi perhatian Yudesman.

Para pedagang maupun pekerja lain tidak dilakukan pelarangan selama pandemi Covid-19. Namun, Beliau mengimbau agar tetap menjalankan hidup sehat dan bersih. Selain itu, Kecamatan Dusun Timur juga memberikan BLT atau bantuan langsung tunai kepada masyarakat yang ekonominya terdampak Covid-19.

“Data orang yang menerima bantuan langsung tunai jangan sampai ada termasuk data orang yang sudah menerima bantuan sosial yang diprogramkan terdahulu. Datalah yang benar orang yang kena dampak Covid-19 yang belum menerima bantuan sosial,” harap Yudesman (10/4/2020).

 

G. Rahman

Nun

Man N

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *