Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas menyerahkan secara simbolis insentif kepada guru ngaji, Kamis (25/6).

Guru Ngaji di Bartim Dapat Insentif dari Bupati

Diposting pada

Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Timur memberikan santunan kepada guru ngaji. Bentuknya berupa uang insentif. 

Hal tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemda Bartim terhadap para guru ngaji yang juga terdampak oleh pandemi Covid-19.

Secara simbolis, bantuan diserahkan saat kegiatan yang berlangsung pada Kamis (25/6) siang di halaman Kantor Bupati Bartim.

Penerima insentif dari Pemda Bartim tersebut adalah para guru ngaji yang tergabung dalam Badan Komunikasi Pemuda/Remaja Mesjid Indonesia (BKPRMI).

“Hari ini kita serahkan secra simbolis rekening para guru ngaji. Uanginsentif mereka nanti akan masuk ke rekening masing-masing,” ucap Bulati Barito Timur Ampera AY Mebas saat memberi sambutan.

Ia mengungkapkan, insentif tahun ini mengalami peningkatan. Meski menurutnya, hal itu belum sebanding dengan pengabdian yang sudah diberika para guri ngaji di Bartim.

Selain mendapat bantian dari Pemda, BKPRMI Bartim juga diharapkan bisa menjalin kerjasama dengan lembaga dan perorangan yang punya kepedulian terhadap pendidikan agama, khususnya baca Al-Quran.

“Hendaknya ditingkatkan lagi. Agar anak-anak kita kedepannya lebih kuat mentalnya, lebih fasihdalam bacaannya dan juga memahami isi Al-Quran,” kata Ampera.

Ketua DPD BKPRMI Bartim, Zainal Hamil menambahkan, ada sebanyak 233 guru ngaji yang menerima bantuan tersebut. Tiap guru ngaji mendapatkan bantuan senilai Rp 600.000,00.

“Jumlah ini meningkat jika dibandingkan dengan tahun lalu, yang hanya Rp 240.000,00 untuk insentif satu tahun,” ucap Zainal.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *