BANJARMASIN – Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina berharap, agar warga Kota Seribu Sungai yang dipimpinnya ini jangan hanya menjadi subyek pembagunan, tapi hendaknya terlibat langsung dalam gerak pembangunan itu sendiri.
Harapan ini diungkapkan Ibnu Sina dalam sambutannya pada Rapat Koordinasi (Rakor) Kependudukan yang dilaksanakan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kota Banjarmasin bersama para pemangku kepentingan yang rutin diadakan setiap tahun.
Rakor Kependudukan ini digelar di aula Pasedana Balaikota Banjarmasin, Rabu (19/08), dengan tema “Pengendalian Kependudukan Melalui Pembangunan yang Berwawasan Kependudukan untuk Mewujudkan Banjarmasin Baiman.
Rakor Kependudukan ini dibuka langsung Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, didampingi Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah, dan Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Raudathul Wardiyah.
“Rapat koordinasi ini terkait dengan evaluasi pembangunan dalam dimensi kependudukan, yang diharapkan dapat menghasilkan beberapa keputusan tentang dampak kependudukan pada masa pandemic ini,” kata Ibnu Sina dalam sambutannya.
Pendekatan dengan dimensi kependudukan ini, paparnya, diharapkan mampu mendapatkan hasil pembangunan yang menempatkan warga bukan hanya sekadar subjek pembangunan. “Tapi warga diharapkan terlibat langsung dalam mendukung program pemerintah, termasuk dalam upaya mewujudkan Kota Banjarmasin Baiman,” ujarnya.
Ibnu menjelaskan, kondisi demografis Kota Banjarmasin pasti berubah setiap tahunnya. Pasalnya adalah, belakangan ini angka kemiskinan di Kota Banjarmasin kian meningkat sebagai dampat banyaknya masyarakat yang terkena PHK akibat pandemi Covid-19. “Situasi seperti ini yang harus kita petakan bersama-sama,” ucapnya.
Rakor Kependudukan tersebut juga membahas evaluasi mengenai Kampung KB Kampung Baiman se-Kota Banjarmasin. “Hingga sekarang sudah ada 21 Kampung KB Kampung Baiman di seluruh Kota Banjarmasin yang sudah diresmikan, dan alhamdulillah berjalan dengan baik,” ungkap Ibnu.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Banjarmasin, Muhammad Rofi’i, menyebut, apabila kita sukses memberikan pendidikan kepada anak-anak kita, maka kelak nantinya akan melahirkan generasi yang berkualitas. “Dan pastinya, juga akan berdampak baik terhadap negara ini,” ujarnya, saat ditanyai terkait hasil Rakor Kependudukan tersebut.[]
Reporter: Nailu Alhusna
Editor: Almin Hatta



