Editor: Almin Hatta
BANJARMASIN – Sebagai upaya untuk melestarikan ikan Kelabau di sungai-sungai yang ada di Banjarmasin, Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin menebar ribuan bibit ikan yang menjadi ikon Kota Seribu Sungai tersebut.
Bibit kan tersebut didapat Pemkot Banjarmasin melalui bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa 5.000 ikan Kelabau dari sejumlah perusahaan di Kota Banjarmasin.
Bantuan ini dinilai penting. Sebab, ikan Kelabau merupakan salah satu ikon kota Banjarmasin yang dikenal juga sebagai Kota Seribu Sungai.
Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina mengatakan, CSR berupa 5.000 ikan Kelabau ini merupakan bentuk keunikan dan kepedulian sejumlah perusahaan terhadap keberlangsungan populasi ikon Kota Banjarmasin.
“Terima kasih telah bersama-sama dalam membangun Kota Banjarmasin,” ucapnya, Jum’at (25/9).
Ibnu Sina mengaku sangat mengapresiasi atas penyebaran 5.000 ikan Kelabau. “Sebenarnya ikon Kota Banjarmason itu ikan Kelabau, kalau Provinsi Kalsel Bekantan,” ujarnya.
Menurut Ibnu Sina, keberadaan populasi ikan Kelabau memang harus dilindungi oleh semua pihak, agar dimasa mendatang masih bisa dijumpai oleh masyarakat. “Ini harus kita jaga dan kita rawat. Selain juga ikan-ikan lainnya yang terdapat di aliran Sungai Martapura,” bebernya.
Ibnu Sina mengaku pernah menjumpai masyarakat yang memancing ikan Kelabau dan mendapatkannya. Menurutnya, hal itu membuktikan perairan Sungai Martapura masih menjadi habitat yang cocok. “Masih ditemukan ikan Kelabau, ini membuktikan masih cocok untuk habibat ikan ini,” ujarnya.
Turut hadir dalam penyerahan sekaligus pelepasan ikan Kelabau tersebut, PLT Kepala DKP3 Ir Reno, Kadisbudpar M Ihsan Al Hak, dan sejumlah pimpinan dari perusahaan yang memberikan CSR berupa ikan Kelabau tersebut.[]



