Editor: Almin Hatta
BANJARMASIN – Keinginan kuat Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk tetap menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON), mengharuskan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalsel menyusun kembali rencana kerjanya.
Hal tersebut diawali dengan digelarnya kegiatan Pembinaan Manajemen Organisasi Olahraga oleh Dispora Kalsel, di Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Senin – Rabu (28-30 September 2020).
“Kegiatan ini kita lakukan untuk memperkuat kesiapan Kalsel yang akan kembali mengajukan diri sebagai tuan rumah PON 2024,” kata Kadispora Kalsel, Hermansyah.
Kegiatan itu sendiri, papar Hermansyah, difokuskan pada upaya pembinaan manajemen organisasi olahraga. “Ini terkait dengan kenyataan bahwa sejauh ini organisasi olahraga di Kalimantan Selatan dinilai belum sepenuhnya tertata dengan baik,” ujarnya.
Jadi, lanjut Hermansyah, kegiatan tersebut tak lain adalah sebagai langkah awal Kalsel menuju tuan rumah PON 2024 mendatang.
“Gubernur masih menginginkan Kalsel menjadi tuan rumah PON, makanya segala sesuatunya harus kita siapkan kembali. Antara lain menyiapkan sarana maupun kematangan organisasi olahraga di Kalimantan Selatan. Sebab, selain menjadi tuan rumah yang baik, ke depan nanti kita juga menginginkan prestasi,” tegasnya.
Disamping memperbaiki manajemen organisasi olahraga, Dispora juga terus melakukan perbaikan beberapa sarana olahraga yang dimiliki Banua ini, karena itu merupakan salah satu syarat untuk menjadi tuan rumah PON.
“Kita mendapat dukungan penuh dari Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, untuk terus melanjutkan misi menjadi tuan rumah PON. Untuk itu, langkah-langkahnya pun terus kita jalankan, diantaranya memperbaiki sarana olahraga di Kalimantan Selatan,” ucap Hermansyah.
Namun, menurutnya, hal terpenting adalah organisasi olahraga di Kalsel harus lebih matang terlebih dahulu, sesuai dengan tujuan utama digelarnya PON. Yakni meningkatkan prestasi olahraga baik nasional maupun internasional.[]



