Universitas Cahaya Bangsa Luluskan 195 Sarjana BaruUniversitas Cahaya Bangsa Luluskan 195 Sarjana Baru

Universitas Cahaya Bangsa Luluskan 195 Sarjana Baru

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

MARTAPURA – Sebanyak 195 mahasiswa dari Universitas Cahaya Bangsa hari ini, Sabtu (7/11/20), resmi dikukuhkan sebagai sarjana.

Demikian dituturkan Dr Hj Sri Erliani MM MKes selaku Rektor Universitas Cahaya Bangsa, usai mengikuti acara Wisuda Ke-XV sekaligus Diesnatalis Universitas Cahaya Bangsa Ke-XVII. 

“Acara hari ini adalah diesnatalis yang ke-XVII sekaligus wisuda sarjana yang ke-XV,” tuturnya.

Jumlah peserta wisuda tahun 2020 ini sebanyak 195 orang, dari dua program studi yang berbeda. Yakni Ilmu Kesehatan dan Ilmu Keperawatan. 

Menurut Sri, acara hari ini merupakan lanjutan dari beberapa rangkaian acara sebelumnya, yakni yudisium serta program profesi ners. 

Sebagai Rektor Universitas Cahaya Bangsa, Sri berharap kepada lulusan Universitas Cahaya Bangsa agar dapat beradaptasi dan diperdayakan di masing-masing daerah. “Kepada lulusan, kami berharap punya kemampuan untuk beradaptasi dan dapat diberdayakan oleh masing-masing daerah sesuai dengan kompetisi yang mereka miliki,” ujarnya. 

Di sisi lain, Murjani selaku Ketua Yayasan Universitas Cahaya Bangsa, menyatakan turut mendukung pengembagan Universitas Cahaya Bangsa. 

“Ke depan, kampus kami, yakni Cahaya Bangsa, akan kami dorong untuk menyelenggarakan proses tukar antar dosen dengan Universitas berakreditasi A,” ucapnya. 

Menurut Murjani, adanya transfer dosen ini merupakan salah satu langkah berjejaring antar universitas dan menambah pengembangan Universitas Cahaya Bangsa dalam bidang akademik. 

“Yayasan juga sangat mendukung kuat peningkatan jejaring-jejaring perguruan tinggi, karena disinilah fokus banyaknya dari pemerintah itu dana atau hibah penelitian, karena konsep kita di sini bagaimana sains dan teknologi itu bisa dikembangkan,” katanya. 

Selain itu, Murjani menyatakan perlunya pembinaan dari Pemerintah Provinsi Kalsel kepada perguruan tinggi swasta, dalam rangka mendongkrak lajunya pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kalimantan Selatan. 

“Perhatian Pemprov kepada perguruan tinggi Swasta memang perlu ditingkatkan. Kalau ada bantuan, itu harus merata, jangan pilih kasih. Karena keberadaan perguruan tinggi swasta di Kalsel itu merupakan salah satu partisipasi kami sebagai perguruan tinggi untuk ikut  mendongkrak laju pembangunan di Kalsel,” tandasnya.[]