Kejurprov Billiar 2020 Digelar Gotong Goyong

Kejurprov Billiar 2020 Digelar Gotong Goyong

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

BANJARMASIN – Memenuhi agenda tahunan untuk menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov), Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kalsel menggelar kejuaraan dengan semangat gotong royong.

Di masa pandemi ini, keterbatasan anggaran serta kondisi yang ada mengharuskan pelaksanaan Kejurprov Biliar 2020 dilaksanakan ‘seadanya’.

Dengan dana bantuan sebesar Rp10 juta dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel, dinilai tak mencukupi untuk menutupi biaya pelaksanaan kejurprov biliar tahun ini.

“Jadi, untuk menutupinya, kita dari pengurus POBSI Kalsel terpaksa harus gotong royong untuk mencukupinya,” ucap Wakil Ketua POBSI Kalsel, Noor Fathulliansyah, Sabtu (13/11) di Rumah Biliar Royar Jl Sentra Antasari, Banjarmasin.

Sementara untuk peserta, Kontingen tim biliar Balangan memilih absen untuk ikut ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Biliar Kalimantan Selatan 2020 yang digelar di Royal Oneball Biliard, Banjarmasin.

Keterbatasan dana membuat tim asal Bumi Antaluddin ini memilih tidak ikut berpartisipasi dalam kejuaraan yang diikuti 12 kabupaten dan kota seluruh Kalimantan Selatan ini.

Ketua panitia pelaksana, Andi Rizqy Indrawan mengatakan, walau satu daerah absen namun persaingan untuk memperebutkan tropi dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel ini masih tetap sengit.

Di Kejurprov Biliar tahun ini para pebiliar andalan Kalsel terbagi membela beberapa daerah. Seperti mantan pebiliar nomor satu, Noor Hidayatullah, membela daerah Hulu Sungai Utara.

Berbeda dengan gelaran sebelumnya, di Kejurprov kali ini sedikit beda. Dimana pemain yang tampil wajib menggunakan masker, serta mematuhi protokol kesehatan lainnya.

“Seperti harus tes swab, selalu mencuci tangan sebelum tampil menggunakan hand sanitizer, serta menjaga jarak,” tegasnya.

Perbedaan lainnya adalah, tidak diperbolehkannya pertandingan ada penonton maupun official tim yang bertanding.

“Jadi di arena pertandingan yang kami siapkan di lantai dua, hanya boleh diisi pemain yang bertanding. Sementara official maupun penonton atau pemain yang akan tampil menunggu di lantai bawah,” ujarnya.

Di Kejurprov kali ini mempertandingkan beberapa nomor. Yakni single bola sembilan baik putra dan putri, double bola sembilan baik putra maupun putri. Bola 10 single baik putra dan juga putri. Lalu ada Bola 9 mix double, six red single, English Biliard single, Corrow 3 cushion.

“Untuk pertandingan kategori pool, digelar di One Billiard. Sementara katagori snooker di Pusdiklat tanah hanya di sana meja snooker yang tersedia,” pungkasnya.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *