PUPR Banjarmasin Beberkan Kendala Bersihkan Sungai

PUPR Banjarmasin Beberkan Kendala Bersihkan Sungai

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

BANJARMASIN – Beragam macam kesulitan yang dialami Tim Turbo atau Pasukan Turbo milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, ketika melakukan pembersihan di sungai dan saluran drainase yang terdapat di seluruh kota Banjarmasin.

Kendala yang sering ditemui adalah banyaknya sampah yang mengapung di sungai, karena dampak permukiman yang masih berada di bantaran sungai. Kesulitan berikutnya, masih terdapat akar akar dan ranting pohon di dalam beberapa saluran drainase di Banjarmasin.

Kepala Bidang Sungai Dinas PUPR Kota Banjarmasin Hizbulwathoni mengungkapkan, terdapat beberapa akar menjulur ke dalam saluran drainase yang membuat saluran air pada drainase itu menjadi tidak lancar, bahkan ditemuinya masih terdapat pohon yang masih hidup di sekitaran lubang drainase tersebut.

“Infonya dulu di situ ada pohon (sembari menunjuk kepada titik drainase yang mampet), tapi sudah ditebang. Namun akarnya masih hidup atau masih tertinggal,” kata pria yang akrab disapa Thoni ini.

Lain drainase, lain lagi masalah sungai. Pada sejumlah sungai yang terdapat di Kota Banjarmasin ini, papar Thoni, bantarannya masih banyak terdapat pemukiman. Karenanya, potensi bertebarannya sampah rumah tangga semakin besar berserakan di sungai.

“Selama masih banyak permukiman di kiri kanan sungai,  bisa dipastikan akan selalu ada sampah dan limbah rumah tangga,” ujarnya.

Bukan tanpa alasan, Thoni berasumsi demikian. Sebab,  fakta di lapangan menunjukkan bahwa kesadaran warga kota Banjarmasin masih sangat rendah terhadap kebersihan sungai. Kondisi seperti ini akan berulang lagi 3-4 bulan setelah dilakukan pembersihan.

“Berapapun besar anggaran yang disiapkan pemko, kalau warga masih belum mendukung, maka akan sulit mewujudkan kondisi ideal,” tegasnya.[] 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *