Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kota Banjarmasin menggelar Musyawarah Kota Banjarmasin Ke-2 Tahun 2020 di Hotel Victoria Banjarmasin, Rabu (16/12).
Dibuka langsung oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, Muskot FORMI Banjarmasin kali ini mengagendakan pemilihan ketua serta kepengurusan FORMI Banjarmasin Periode 2020-2025.
Dihadiri 29 cabang olahraga di bawah naungan FORMI Banjarmasin, Muskot yang juga turut dihadiri FORMI Kalsel dengan diwakili oleh Hj Khairunnisa ini, setidaknya bakal diikuti 3 calon ketua baru.
Adapun tiga calon ketua tersebut adalah, Yenny Frida Luntungan, Lies Pribadi, dan Hj Uzla, yang bakal bersaing menjadi ketua baru FORMI Banjarmasin, menggantikan Hj Titin Imran.
Dalam sambutannya, Ibnu Sina antara lain menyampaikan terima kasih pada pengurus sebelumnya yang sudah bekerja luar biasa dan telah menorehkan prestasi membanggakan untuk Banjarmasin.
“Dengan mampu menjadi juara 3 Nasional di FORNAS Kaltim, FORMI Banjarmasin harus diberi aprisiasi karena sudah mengharumkan nama Kalsel, khususnya Banjarmasin,” ucapnya.
Dengan adanya tiga nama pada pemilihan kali ini, lanjut Ibnu, maka bursa calon ketua akan ramai karena ketua terdahulu tak maju kembali.
“Tak kekurangan calon di Banjarmasin, karena banyak potensi. Tentu dengan persyaratan yang ada di FORMI dan AD/ART pemilihan bisa berjalan lancar. Tak ada konflik dan gugatan, jika perlu aklamasi,” ujarnya.
Sementra untuk ke depan, Ibnu Sina berharap pembinaan atlet maupun kampung bermain kembali bisa bersinergi dengan Pemko Banjarmasin, dan bisa jadi mitra yang baik karenanya mesti terus dilanjutkan.
Sementara itu, salah satu calon ketua, Yenny Frida Luntungan, mengatakan tujuanya mencalonkan diri tak lain guna menyehatkan dan membugarkan Banjarmasin sesuai visi dari FORMI.
Sebagai salah satu pencetus berdirinya kampung bermain di Banjarmasin, Yenny berharap kalau ia terpilih mampu meningkatkan dan mensosialisasikan metode hidup sehat di Banjarmasin.
Selain itu, lanjutnya, mensosialisasikan beberapa olahraga permainan juga masih sangat diperlukan. Menurutnya, pada program kerja sebelumnya itu sudah berjalan baik namun masih harus lebih ditingkatkan lagi.
“Program kita di tahun lalu sudah berjalan baik, bahkan mendapat dukungn dari Pemkot Banjarmasin. salah satunya Kampung Bermain, dan kita berperan sebagai sekretaris waktu itu, kini kita ingin lanjutkan itu,” katanya.[]



