Editor: Almin Hatta
BANJARMASIN – Euforia Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sampai saat ini masih terasa. Namun beberapa hal terjadi di Pilkada serentak 2020 ini, khususnya di Kalimantan Selatan.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel mencatat adanya sedikit peningkatan partisipasi pemilih pada Pilkada Tahun 2020 ini dibanding Pilkada 2015.
Disebutkan, pada Pilkada 2015 angka partisipasi pemilih mencapai 66,34%. Sedangkan di momen Pilkada 2020 partisipasi pemilih mengalami sedikit peningkatan sebesar 0,33%. Yakni dengan total pemiliah sebanyak 66,67% , walaupun bersamaan dengan adanya pandemi Covid-19.
Menanggapi hal tersebut, Edy Ariansyah selaku Komisioner Koordinator mengatakan, walaupun tidak mencapai target 75% partisipasi pemilih di Pilkada 2020, pihaknya akan tetap melakukan sosialisasi-sosialisasi guna meningkatkan partisipasi pemilih.
“Memang tidak mencapai target di atas 75 persen. Namun, itu hanya pemantik semangat kepada jajaran kita untuk memaksimalkan sosialisasi pendidikan pemilih melalui kegiatan-kegiatan untuk meningkatkan kualitas pemilihan dan demokrasi di Kalsel,” kata Komisioner Koordinator Divisi Pendidikan Pemilih, Sosialiasi dan Partisipasi Masyarakat KPU Provinsi Kalsel, Edy Ariansyah saat ditemui usai rapat pleno KPU Kalsel, Kamis (17/12).
Sebelumnya, KPU Kalsel menargetkan tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada 2020 di atas 79 persen dari pengguna hak pilih dibagi jumlah DPT dan jumlah pemilih tidak terdaftar dalam DPT yang menggunakan hak pilih dengan KTP Elektronik atau surat keterangan (DPT).
Edy menjelaskan, ada beberapa Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan yang mengalami peningkatan partisipasi pemilih dalam Pilkada serentak 2020 ini.
“Ada 4 Kabupaten dan 2 Kota yang partisipasi masyarakatnya dalam Pilkada 2020 mengalami peningkatan. Yakni Kabupaten Balangan, Kabupaten Tanah Bumbu, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, dan Kota Banjarmasin,” ucapnya.
“Kita lihat sendiri, malahan partisipasi tertinggi itu ada di wilayah-wilayah di luar perkotaan, kebanyakan di daerah kabupaten,” sambungnya.
Melihat peristiwa tersebut, Edy menyatakan mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam kontestasi Pilkada serentak 2020.
“Ini patut diapresiasi, dan kami sangat berterima kasih untuk pemilih di Kalsel yang telah menggunakan hak pilihnya, tanpa melanggar asas-asas pemilihan yang langsung, umum, bebas, rahasia, serta jujur dan adil,” ujarnya.
Di akhir, Edy berharap pada Pemilu dan Pilkada pada masa mendatang akan terus ditingkatkan lagi dan terus memperbaiki baik di sisi kuantitatif maupun sisi kualitas partisipasi secara positif.[]



