Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Tim tinju Kalimantan Selatan (Kalsel) hanya berani pasang target dua medali emas pada PON Papua 2021, September mendatang.
Adapun dua terget tersebut masing-masing akan diserahkan kepada Syifa dan Beatrix Sugoro yang masing-masing turun di kelas 51 kg dan 57 kg putri.
Tinju Kalsel menjadi salah satu cabang olahraga yang mengemban misi emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2021 di Papua.
Dua medali emas menjadi target yang dinilai cukup realistis, mengingat prestasi di Pra-PON 2019 lalu cukup menjanjikan dengan satu medali emas, satu perak, dan tiga perunggu yang berhasil dibawa pulang.
Untuk medali emas, disabet Beatrix Sugoro yang turun di kelas 51 kg. Kemudian medali perak, dipersembahkan Syarif yang bertarung di kelas 81 kg.
Sedangkan tiga medali perunggu, masing-masing didapat Hanun Nur Azmi Ginting di kelas 48 kg, Adistia Olyana di kelas 54 kg, dan Syifa Lauratu di kelas 57 kg.
Pelatih Tinju PON Kalsel yang dimotori Antonius Jhonny, Simeon Tamelab, Raflin Tamelab, dan Hagen Dadang Prayoga, menyatakan siap berjuang habis-habisan agar targetnya terpenuhi.
Ditanya mengenai peluang terbesar untuk mendapatkan emas, Antonius Jhonny meyakini Beatrix Sugoro dan Syifa dapat memenuhi ekspektasi.
“Kelas 51 Kg paling berpeluang. Mudah-mudahan ada tambahan lagi dari kelas lainnya,” harapnya, Jum’at (8/1/2020).
Sempat diliburkan sejak 23 Desember 2020 lalu, tim tinju PON Kalsel kini kembali berlatih sejak 4 Januari 2021. Tim pelatih pun berencana melakukan tes fisik pada satu atau dua pekan ke depan.[]



