Editor : Almin Hatta
BATULICIN – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Batulicin menyerahkan bantuan sarana-prasarana pasar, guna mendukung adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi Covid-19.
Bantuan berupa bilbord atau papan informasi tersebut diserahkan Kepala BRI Cabang Batulicin, diwakili Asisten Manajer Bisnis Mikro, Arif Ismawan, kepada Wakil Bupati Bartim, H Ready Kambo, Jum’at (15/01/2021) di Pasar Harian Pusat Niaga Bersujud, Batulicin.
Wabup H Ready Kambo dalam kesempatan tersebut antara lain mengatakan, atas nama pemerintah daerah dan mewakili pedagang pasar harian Pusat Niaga Bersujud, mengucapkan terima kasih atas bantuan sarana dan prasarana pasar yang diberikan BRI Cabang Batulicin.
“Tentu saja, bantuan tersebut sangat bermanfaat sebagai media promosi dan layanan informasi perdagangan,” katanya.
Wabup H Ready Kambo berharap, bantuan yang diterima ini semakin menumbuhkan geliat perekonomian di pasar harian Pusat Niaga Bersujud, yang akhirnya akan meningkatkan pendapatan para pedagang dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Sementara itu, Asisten Manajer Bisnis Mikro Arif Ismawan, menyatakan, pasar merupakan salah satu sentral perekonomian masyarakat. Karena itu, salah satu fokus pembangunan dari BRI Cabang Batulicin adalah pasar-pasar tradisional.
“Saat ini, BRI mempunyai program Website Pasar BRI. Program ini dimaksukan membantu para pedagang pasar untuk berjualan di tengah pandemi,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Arif Ismawan, progran tersebut sekaligus juga memberikan solusi alternatif bagi para pedagang untuk bisa berinteraksi dengan pembeli tanpa harus tatap muka.
“Transaksi berbasis IT, dimana pedagang dihubungkan dengan pembeli lewat web,” ujarnya.
Pada kegiatan penyerahan bantuan sarana prasarana pasar, juga digelar sesi tanya jawab antara pemerintah daerah dengan para pedagang pasar harian Pusat Niaga Bersujud, guna menyerap aspirasi para pedagang.
Hadir pula pada penyerahan bantuan, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Tanbu, H Deny Harianto, Kabag Ekonomi Setda Tanbu Didi Alihamidi, Kapolsek Simpang Empat, dan pedagang pasar harian Pusat Niaga Bersujud.



