Editor : Almin Hatta
TAMIYANGLAYANG – Wakil Bupati Barito Timur (Bartim) Habib Said Abdul Saleh, terus melakukan kegiatan pembinaan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN). Terutama terkait dengan pelaksanaan tugas pelayanan terhadap publik.
Setelah sebelumnya mengunjungi Kantor Dinas Pertanian (Distan), kunjungan kontrol keliling atau kunjungan kerja (kunker) Wabup Habib Saleh, Kamis (14/1/2021) kemarin dilanjutkan ke Kantor Dinas Pendidikan Bartim.
Kedatangan Habib Saleh disambut oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan Bartim, Drs Arsepto Halin, bersama sejumlah kabid dan para pegawai Dinas Pendidikan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Bartim kembali mengingatkan kepada segenap pegawai Dinas Pendidikan untuk tetap mengutamakan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 ini.
Selain itu, Habib Saleh mengingatkan agar pelayanan terhadap masyarakat terus ditingkatkan. “Tanggung jawab tugas harus benar-benar dilaksanakan, namun tetap menjaga kesehatan,” ujarnya.
Selain itu, Habib Saleh juga mengingatkan kepada segenap ASN lingkungan Dinas Pendidikan Bartim agar berhati-hari terkait dengan Undang Undang Nomor 53 Tahun 2010. Yakni berkaitan dengan sanksi berupa surat teguran pertama dan kedua, serta soal pemutusan hungan kerja.
“Jangan sampai ASN melakukan pelanggaran sebagaimana disebutkan dalam undang-undang tersebut. Selebihnya, saya ucapkan terima kasih atas aktivitas kerja pegawai Dinas Pendidikan yang sudah cukup baik, dan selamat menjalankan tugas,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Plt Kepala Dinas Pendidikan Bartim, Arsepto Halin, mangatakan, kedatangan Pak Wakil Bupati memang sudah mereka tunggu sejak kemarin.
“Kami ucapan terima kasih kepada Pak Wakil Bupati yang berkesempatan berkunjung ke Dinas Pendidikan, dan melihat langsung keadaan tempat kita. Termasuk segala arahan beliau, kami ucapkan terima kasih,” ujarnya.
Kepada Wakil Bupati Bartim, Arsepto memohon agar keberadaan pagawai PHL di Dinas Pendidikan Bartim jangan dikurangi.
“Tuntutan kerja di Dinas Pendidikan ini tetap memerlukan adanya pegawai PHL. Keberadaan mereka sangat kami butuhkan. Kalau jumlah PHL sampai dikurangi, pastilah kalang kabut,” katanya.[]



