Musibah Banjir Kalsel Bangkitkan Kepedulian Sesama 

Musibah Banjir Kalsel Bangkitkan Kepedulian Sesama 

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

TAMIYANGLAYANG – Musibah banjir yang menerjang hampir semua kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) beberapa hari terakhir ini, ternyata mampu membangkitkan kepedulian segenap elemen masyarakat untuk saling membantu.

Contohnya apa yang dilakukan para pedagang di Pasar  

Tumenggung Djaja Karti, Tamiang Layang, lalu Perkumpulan Warga Mungkur Juung, Persatuan Panjat Tebing Bartim, PC Nahdlatul Ulama Bartim, Pengurus Masjid Usman Bin Affan, dan sejumlah kelompok masyarakat lainnya. 

Semua perkumpulan atau lembaga maupun organisasi tersebut, ramai-ramai menggalang dana, demi untuk membantu meringankan beban warga Kalsel yang kini dilanda musibah banjir. 

Tak ketinggalan anggota Komunitas Jajaka Gowes (Jago) Bartim. Menurut Madan, salah satu anggota Jago Bartim, pihaknya telah membuka donasi sejak beberapa hari lalu, begitu mengetahui adanya musibah banjir di Kalsel. 

“Kami di sini langsung membuka donasi bagi saudara kita korban banjir di Kalsel. Baik itu bahan makanan atau sembako, pakaian, ataupun dalam bentuk uang, silakan sampaik ke Posko Jago Bartim di Jalan A Yani, Mungkur Kandangan, Kecamatan Dusun Timur, Tamiyang Layang,” ucapnya, Sabtu (16/01/2021).

Madan mengungkapkan, pihaknya hari ini, Minggu (17/1/2021) akan kembali menyalurkan bantun bagi korban banjir di Kalsel dengan menggunakan dua buah truk.

“Sabtu kemarin kami juga sudah menyalurkan bantuan berupa sembako dan pakaian layak pakai dengan dengan menggunakan dua buah mobil pick-up,” ujarnya. 

Dalam kegiatan tersebut, Jago Bartim melibatkan  sebanyak 25 orang relawan. “Ya, selain menyalurkan bantuan, kami juga membantu evakuasi warga, dan kegiatan lainnya di lokasi banjir,” ungkapnya. 

Dijelaskannya, Posko Jago Bartim masih dibuka untuk donasi. Rencananya hingga selesainya bencana banjir nantinya. Demikian pula para relawan yang terjun langsung ke lokasi banjir akan ikut membantu membersihkan fasilitas umum dan tempat-tempat ibadah.[] 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *