Bupati Tanbu Terbitkan Status Siaga Darurat

Bupati Tanbu Terbitkan Status Siaga Darurat

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

BATULICIN – Sebilan kabupaten di Propinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam beberapa hari terakhir mengalami bencana banjir besar, termasuk Kabupaten Tanah Bumbu (Bumbu).

Sehubungan dengan hal tersebut, Bupati Tanbu, H Sudian Noor, mengambil sikap dengan melakukan peringatan dini, agar tak mengalami kejadian parah sebagaimana yang dialami kabupaten lain. 

terkait peringatan dini tersebut, Bupati Sudian Noor menerbitkan Surat Nomor: 360/046/BPBD/2021, yang menetapkan Kabupaten Tanah Bumbu dalam Status Darurat Bencana.

Sikap ini diambil Bupati Sudion, dengan dasar peringatan dini BMKG yang menyebutkan Kalsel akan dilanda cuaca ekstrem dalam 3 hari ke depan.

Saat dikonfirmasi Minggu (17/1/2021) malam, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu, H Ambo Sakka, membenarkan terkait terbitnya surat tersebut.

“Penerbitan surat Bupati tersebut mengenai Siaga Darurat Bencana tersebut,  menyusul naiknya status Provinsi Kalimantan Selatan dari Siaga Darurat Bencana menjadi Tanggap Darurat Bencana, sesuai surat Gubernur Sahbirin Noor Nomor: 360/038/BPBD/2021,” katanya.

Hal tersebut, papar Ambo Sakka, membuat Bupati Tanah Bumbu mengambil langkah cepat dengan menerbitkan surat penetapan status Siaga Darurat Bencana banjir, tanah longsor, angin puting beliung, dan gelombang pasang di Bumi Bersujud. Surat diterbitkan Sabtu, 16 Januari 2021, berlaku hingga kondisi mereda.

Adapun soal kesiapan Pemkab Tanbu dalam menghadapi siaga darurat bencana ini, Ambo Sakka mengatakan, pihaknya sudah sangat siap. Baik dari segi infrastruktur, sarana, pendanaan, hingga personelnya.

“Bahkan SKPD terkait dan seluruh camat sudah diinstruksikan untuk siaga dan mengkoordinasikan setiap perkembangan kondisi di wilayahnya masing masing,” tegasnya.

Menurut Ambo Sakka, tak hanya menyiagakan personel teknis dari BPBD, pemkab Tanbu juga akan menerjunkan Tim Tagana dari Dinsos, Tim Damkar dan relawan untuk back-up penanggulangan bencana. “Dari Dinsos (Tagana), Tim Damkar dan relawan, siap mem-back-up,” ujarnya.

Sementara untuk anggaran penanggulangan hingga paska penanganan bencana, Kabupaten Tanbu sudah mengalokasikan dana yang cukup untuk sepanjang tahun  2021.

“Namun kita berharap, sepanjang tahun ini tak ada bencana alam yang melanda di Tanbu. Meski demikian, kita akan selalu siaga dan menyiapkan segala kebutuhannya,” ucapnya

Untuk saat ini, lanjut Ambo Sakka, sebagai bentuk kepedulian dan rasa tanggung jawab, Pemkab Tanah Bumbu sudah menerjunkan Tim Rescue membantu kabupaten tetangga yang tertimpa bencana. Harapannya untuk meringankan pemerintah daerah setempat, dalam memberikan kebutuhan darurat bagi masyarakat terdampak bencana.

“Tim Rescue BPBD dan  dapur umum dari Dinsos Tanbu sudah beberapa hari ada di Kabupaten Tanah Laut,” pungkasnya.

Sedangkan hasil pemantauan BPBD Kabupaten Tanah Bumbu di lapangan, kini telah terjadi kenaikan debit air.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *