Editor : Almin Hatta
TAMIYANGLAYANG – Pemerintahan Desa Didi mengharapkan usulan-usulan masyarakat, berupa pembangunan sejumlah pasilitas fisik, agar dikabulkan oleh Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Pemkab Bartim).
Menurut Kepala Desa Didi, Yunggusman, pasilitas fisik yang diusulkan warga untuk dibangunkan antara lain rehab jembatan kayu ulin diganti dengan jembatan beton.
“Warga juga minta jalan yang belum ada siringnya agar dibangunkan siringnya. Sebab, bila musim hujan airnya menggenangi jalan dan pekarangan rumah warga, sehingga becek,” katanya, pekan lalu.
Kemudian, lanjut Yunggusman, Pemerintah Desa Didi juga mengusulkan pelebaran jalan lintas antar kecamatan di kawasan Desa Didi.
“Kita usulkan pelebaran dua meter, yakni masing-masing satu meter di kiri dan kanan jalan. Juga diaspal. Sebab, jalan tersebut sebenarnya jalan kampung yang kemudian menjadi jalan lintas kecamatan. Jadi sebaiknya diaspal, sebab lalulintasnya kian padat, dan sangat bermanfaat bagi transportasi warga demi menunjang perekonomian,” ucapnya.
Menurut Yunggusman, untuk pelebaran dan pengaspalan jalan tesebut tidak mungkin menggunakan dana desa. Sebab, anggarannya tentu sangat besar. Sementara dana desa dibutuhkan untuk keperluan lain yang lebih mendesak.
“Jadi, khusus untuk pelebaran dan pengaspalan jalan tersebut, kami berharap dibangunkan oleh Pemerintah Kabupaten, atau Pemerintah Provinsi, atau Pemerintah Pusat,” katanya.
Yunggusman mengungkapkan, semua yang diusulkan ini berdasarkan musyawarah masyarakat Desa Didi yang sudah berkali-kali digelar.
“Jadi, kami sangat berharap, apa yang kami usulkan ini dapat disetujui oleh pemerintah, baik oleh Pemkab Bartim, Pemprov Kalteng, ataupun Pemerintah Pusat,” ujarnya.[]



