Editor : Almin Hatta
BATULICIN – Tiga hari masuk kerja sebagai Bupati Tanah Bumbu (Tanbu) yang baru, Zairulah Azhar berkesempatan melakukan peletakan batu pertama tanda dimulainya pembagunan Masjid Terapung di kawasan Siring Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir.
Bupati pertama di Tanah Bumbu ini mengungkapkan, pembangunan Masjid Terapung ini bukan persembahan salah satu perusahaan di daerah ini. Tapi merupakan hasil kerjasama dengan Pemerintah Daerah Tanbu.
”Masjid ini dibangun bukan merupakan persembahan salah satu perusahaan, tapi hasil kerjasama dengan pemerintah daerah,” katatanya kepada wartawan usai peletakan batu pertama dan penetapan arah kiblat masjid tersebut, Rabu (3/2/2021 ) kemarin.
Peletakan batu pertama masjid ini sedikit berjalan kurang lancer, cuaca yang kurang mendukung. Hujan dari pagi sudah turun, sehingga pelaksanaan kegiatan setidaknya sedikit terkendala.
Diketahui, Zairullah sebelum menjadi bupati Kabupaten Tanah Bumbu untuk kedua kalinya — setelah 10 tahun berlalu — pernah dua kali menjadi anggota Komisi VII DPR-RI yang salah satunya mengurusi masalah pertambangan.
Zairullah mengucapkan terimakasih atas peran serta salah satu perusahaan yang ikut berpartisipasi membangunan Masjid Terapung ini.
Masjid ini, ungkap Zairullah, kedepannya diharapkan menjadi ikon atau destinasi wisata religius di Tanah Bumbu. Dan untuk pemeliharaan ke depan, akan memasukannya ke dalam APBD Tanbu.
Hadir pada acara tersebut hadir sejumlah pejabat Pemkab Tanbu, para alim ulama, dan pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Tanah Bumbu.[]




