Antisipasi Covid, RSJ Sambang Lihum Gunakan e-Hac

Antisipasi Covid, RSJ Sambang Lihum Gunakan e-Hac

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

MARTAPURA – Sebagai salah satu bentuk pencegahan penularan virus Covid-19 , Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum kini melakukan pengawasan ketat kepada 600 stafnya.

Pengawasan ini diterapkan melalui sistem Electronic Health Alert card atau biasa disingkat dengan e-Hac yang telah resmi diterapkan mulai Sabtu (27/3) kemarin, hingga seterusnya.

Penerapan e-HAC di lingkungan RSJ Sambang Lihum ini  dikarenakan masih ada karyawan yang tidak menerapkan protokol kesehatan.

“Kita terapkan e-Hac ini sebagai bentuk pengendalian terhadap penularan Covid-19, sekaligus antipasi jika ada pegawai yang terkena kita sarankan untuk isolasi mandiri,” kata dr IBG Dharma Putra, Direktur Rumah Sakit Sambang Lihum, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (29/3) pagi.

Menurut dr Dharma, dalam tiga bulan terakhir tercatat ada peningkatan kasus penularan Covid-19 di wilayah RSJ Sambang Lihum. 

“Dalam 3 bulan ini tercatat ada peningkatan kasus, walaupun belum termasuk dalam kategori tidak terkendali, karena masih di bawah 30,” ungkapnya.

Sebagai informasi, semua karyawan di RSJ Sambang Lihum telah mempunyai e-Hac masing-masing, dan telah mengisi biodata, suhu tubuh, dan keterangan lainnya dalam aplikasi tersebut. Sehinga jika ada karyawan/staff yang sakit, bisa terpantau dengan jelas.

Walaupun sistem ini masih belum sempurna, menurut Dharma, pihaknya akan terus melakukan evaluasi, disamping proses penerapan di lapangan. 

“Aplikasinya memang belum sempurna, dan masih perlu banyak evaluasi serta pembenahan. Tapi saya rasa ini sudah cukup untuk memantau kesehatan karyawan di RSJ Sambang Lihum ini,” tutup ahli epidemiologi ini.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *