Di Kalsel Ada 511.000 Hektare Lahan KritisDi Kalsel Ada 511.000 Hektare Lahan Kritis

Di Kalsel Ada 511.000 Hektare Lahan Kritis

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

BANJARBARU – Plt Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Fatimatuzzahra, menyebutkan Kalsel punya 511.000  hingga 514.000 hektare lahan kritis.

Hal ini diutarakan Fatimahtuzzahra saat ditemui seusai acara penanaman satu juta pohon, Jum’at pagi (9/4), di Embung Lok Udat, Handil Gotong Royong, Kecamatan Landasan Ulin, Banjarbaru.

“Lahan kritis ada 511.000 – 514.000 Ha se-Kalsel, sebagaimana rilis Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di 2018,”ucapnya.

Fatimah menuturkan, sebenarnya telah terjadi penurunan luas lahan kritis di Kalsel. “Kalau pada 2013 kita punya 640.000 Ha lahan kritis,” katanya.

Tentunya dengan adanya penurunan lahan kritis ini, Dinas Kehutanan Kalsel akan terus melakukan gerakan penanamam pohon demi kembali mengurangi jumlah lahan kritis.

“Dengan terus menanam pohon, kita berharap dapat mengembalikan fungsi lahan agar bisa bertahan sampai dengan 20 tahun lamanya, dan lahan kritis yang lain bisa tertutupi,” tuturnya.

Menurut Fatimah, dengan meminimalisir kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan illegal logging, juga merupakan salah satu langkah mengurangi lahan kritis. “Lahan kritis ini juga bisa tertutupi dengan meminimalisir karhutla dan ilegall logging,”ungkapnya.

Di sisi lain, dalam rangka mengurangi lahan kritis di Kalsel, Pj Gubernur Kalsel, Safrizal ZA, menargetkan sebanyak 32.000 Ha lahan di Kalsel agar ditanami pohon.

“32.000 Ha lahan itu kita pakai target. Kita akan capai setahun kemudian. Kalau tidak terpenuhi, kita penuhi di tahun berikutnya, sampai dengan 32.000 hektare sasaran ini kita selesaikan,” ucap Safrizal.

Pemerintah Provinsi Kalsel sendiri turut mendukung adanya Program Tanam Satu Juta Pohon ini. “Kita selaku Pemerintah pasti akan mendukung program ini. Karena perlu partisipasi dengan semua pihak, termasuk pihak perusahaan atau lembaga swadaya masyarakat,” terang Safrizal.

Diakhir, Safrizal berpesan jika lingkungan kita jaga niscaya lingkungan juga akan menjaga kita. “Kita harus menjaga lingkungan. Karena kalau kita bisa menjaga lingkungan, maka lingkungan yang akan menjaga kita,” tutupnya.[]