Editor : Almin Hatta
BATULICIN – Sejumlah pemukiman warga pada enam desa di Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), sejak Kamis (13/5/2021) kemarin terendam luapan air sungai. Akibatnya, ratusan KK (kepala keluarga) harus mengungsi atau diungsikan ke tempat aman.
Gedung SMPN 4 Satui, untuk sementraa dijadikan tempat pengungsian warga. Begitu pula Gedung Majelis Desa Sungai Danau.
Banjir yang melanda enam desa ini akibat meluapnya Sungai Satui, dengan variasi kedalaman antara 30 cm hingga 1 meter, meliputi Desa Sejahtera Mulia, Sinar Bulan, Sungai Danau, Satui Timur, Sekapuk, dan Desa Jombang.
Bahkan jembatan Desa Sekapuk yang menghubungkan jalur jalan provinsi, sempat berjam-jam tergenang dengan kondisi mengkhawatirkan, sehingga menghambat kelancaran arus lalulintas dari Banjarmasin ke Batulicin (Ibukota Tanbu) dan sebaliknya.
Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanbu, Eryanto Rais SH, banjir ini merupakan dampat dari tingginya curah hujan pada Kamis kemarin.
Berdasarkan pengecekan BPBD Tanbu di lapangan, ungkap Eryanto, di Desa Sungai Danau tercatat sebnyak 145 KK terdampat banjir.
“Mereka untuk sementara ini ditampung di Posko Pengungsian Gedung Majelis Desa Sungai Danau,” terangnya.
Eryanto merinci jumlah warga yang terdampak banjir sebagai berikut. Desa Sinar Bulan RT 07, terdata 123 KK. Dari jumlah tersebut ada Balita 7 orang, ibu hamil 2 orang, Lansia 3 orang. Termasuk sawan seluas 8 Ha juga terendam.
Kemudian Desa Sungai Danau terinci sbb: RT 1 sebanyak 20 KK, RT 2 (40 KK), RT 3 (25 KK), RT 12 (20 KK), RT 13 (10 KK), RT14 (15 KK), RT20 (10 KK), RT22 (15 KK), RT23 (10 KK). Total 145 KK.
Lalu Desa Jombang; RT1 dan RT11, total 35 KK, serta sejumlah jalan desa dan perkebunan yang terendam banjir.
Desa Satui Timur terdiri dari RT3 (59 KK), RT4 (72 KK). Total 131 KK, plus lahan pertanian 20 Ha.
Sedangkan Desa Sejahtera Mulia terdiri dari RT5 (25 KK) dan RT7 (13 KK).[]



