Wakasad Kunjungi RindamVI/Mlw Landasan Ulin untuk Pembekalan Satgas Apter Papua

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

BANJARMASIN – Wakil Kepala Staf TNl Angkatan Darat (Wakasad), Letjen TNI Bakti Agus Fadjari melaksanakan kunjungan kerja ke Rindam Vl/Mulawarman, dalam rangka peninjauan latihan pratugas anggota yang akan melaksanakan Satgas BKO Apter Kodim persiapan Kodam XVII/Cen dan Kodam XVIII/Ksr, Kamis (27/5), di Rindam VI/Mlw Jl A Yani Km 26, Kecamatan Landasan Ulin Tengah, Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Kalsel. 

Turut mendampingi Bapak Wakasad, Aster Kasad Mayjen TNI Nurchahyanto, Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Heri Wiranto SE MM MTr (Han), Danrem 101/Ant Brigjen TNI Firmansyah, Danrindam VI/Mlw Kolonel Inf Andre Saputro, Asops Kasdam VI/Mlw Kolonel Inf Yudha Airlangga, Aslog Kasdam VI/Mlw Kolonel Inf Yana Susana SIP, dan para pelatih Satgas BKO Apter Kodim persiapan Kodam XVII/Cen dan Kodam XVIII/Ksr.

Personel Satgas Apter Papua sebanyak 84 orang yang akan melaksanakan BKO Apter Kodim persiapan Kodam XVII/Cen dan Kodam XVIII/Ksr.

Wakasad dalam kesempatannya memberikan pengarahan kepada personel Satgas, bahwa Markas Besar Angkatan Darat sangat berterima kasih dan menyampaikan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada rekan-rekan semua yang dengan antusias mengikuti penyiapan untuk penugasan ini dan juga kesiapan baik fisik maupun mental.

“Kita akan bersama-sama menyelesaikan tugas-tugas ke depan dengan baik. Kita buktikan dengan pelatihan-pelatihan yang ada di sini,” katanya.

Wakasan memaparkan, dalam pratugas ini ada pelatihan pertanian, pertukangan, kesehatan, dan mungkin akan banyak lagi pembekalan lainnya. 

“Satu hal yang harus kita tanamkan dalam diri, bahwa apa yang akan kita lakukan ini adalah untuk saudara-saudara kita yang ada di Papua dan Papua Barat. Mereka bukan orang lain. Mereka adalah bagian dari diri kita. Mereka saudara-saudara kita yang dengan kondisi saat ini membutuhkan campur tangan dari kita,” ujarnya.

Wakasad menjelaskan, demikian luas wilayah Papua, dan baru sebagian kecil yang bisa disentuh oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Untuk itulah kita sebagai prajurit Angkatan Darat, dengan seluruh jajaran Kodam yang ada di luar Papua, turut membantu saudara-saudara kita di berbagai bidang. Baik dari sisi keamanan, konduktifitas wilayah, maupun pembangunan.

Mantan Danyonif 621/Manuntung ini juga menyampaikan harapan, agar melaksanakan tugas sebaik-baiknya. Jangan berbuat pelanggaran, laksanakan tugas  dengan baik, niatkan itu sebagai amal ibadah bagi kita.

“Dalam penugasan ini, pikirkan caranya kalian dapat berinteraksi sosial dengan masyarakat, berinteraksi dengan medan, pelajari kondisi medan alam di daerah penugasan. Mari kita persiapkan dalam latihan pratugas ini,” tegasnya.

“Pada penugasan BKO Apter Kodim persiapan Kodam XVII/Cen dan Kodam XVIII/Ksr, anggota dilarang melakukan pertempuran ataupun pengejaran. Anggota di penugasan hanya melaksanakan Komsos dan Anjangsana ke masyarakat dan tokoh-tokoh masyarakat,” pungkasnya.

Rencananya, Wakasad juga akan melaksanakan kunjungan kerja ke Yonif 621/Manuntung di Barabai yang merupakan satuan awal saat menjabat sebagai Danyonif 621/Mtg.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *