Editor : Almin Hatta
BARABAI – Dalam agendanya untuk melihat persiapan Satuan Tugas (Satgas) di Kalimantan yang akan dikirim ke Papua, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Bhakti Agus Fadjari menyempatkan diri berkunjung ke Batalyon lnfanteri 621/Manuntung, Jum’at (28/5/2021).
“Mulai Kamis saya ada di Kalimantan untuk melihat persiapan Satgas BKO aparat teritorial. Saya sudah melihat ke Rindam VI/Mulawarman. Saya lihat latihan dan persiapannya sudah bagus,” katanya.
Selain itu, Wakasad Letjen TNI Bhakti Agus Fadjari menyempatkan diri bernostalgia dengan Batalyon lnfanteri 621/Manuntung yang dulu pernah dipimpinnya sebagai Danyonif pada periode tahun 2002-2004.
“Sudah lebih 15 tahun, saya kembali dan melihat Batalyon ini sudah berkembang pesat. Sangat bagus dari pada kondisi saya dulu. Saya sangat berterima kasih kepada Danrem 101/Antasari yang sudah membangun Batalyon ini dengan baik,” ujarnya.
Untuk mengenang momen tempo dulu, Wakasad berkeliling Batalyon menaiki golf car. Ia bersama rombongan mengunjungi tempat-tempat yang bersejarah selama memimpin Batalyon tersebut.
“Saya tadi lihat ke perumahan, kemudian kebun jati yang dulu saya tanam dan kini usianya sudah lebih 15 tahun. Dan itu bisa digunakan untuk latihan, itu memang tujuan kita pada awal menanamnya,” kenangnya.
Wakasad sangat senang bisa bernostalgia ke Batalyon 621/Manuntung lagi. “Kesannya luar biasa sekali Batalyon ini. Terima kasih Pangdam, Danrem, dan Danyon, dan seluruh prajurit yang ada di sini,” pungkasnya.
Rombongan yang datang bersama Wakasad antara lain Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto, Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah, Asops Kasdam VI/Mulawarman Kolonel Inf Yudha Airlangga, Aslog Kasdam VI/Mulawarman Kolonel Inf Yana Susana.
Kedatangan Wakasad disambut langsung oleh Danyonif 621/Manuntung Mayor Infanteri Yoga Yastinanda, Dandim 1002/HST Muh Ishak H Baharuddin, Bupati HST Aulia Oktaviandi, Kapolres HST AKP Danang Widaryanto, Kejari HST Trimo, dan Kepala PN Barabai Hajar Widianto.
Sebelum kembali, Wakasad memberikan kesan dan pesan yang berbunyi “Awal sampai akhir, jadilah prajurit sejati, berlatih dan belajar, selalu cintai kesatuanmu”.[]



