Editor : Almin Hatta
PARINGIN – Perlunya percepatan pembangunan untuk membenahi segala aspek dan mengejar berbagai ketertinggalan dari kabupaten lainnya, maka setiap unit kerja di Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), diminta memiliki inovasi dalam peningkatan kinerja.
Demikian ditegaskan oleh Wakil Bupati Balangan, H Supiani, Rabu (28/7). Menurutnya, inovasi merupakan sebuah usaha yang tidak biasa, dan harus dilakukan dengan mengoptimalkan sumber daya yang ada.
H Supiani mengistilahkan, inovasi ibarat pedagang atau pebisnis yang tanpa menambah modal namun omzet dan penghasilan bisa bertambah.
“Melakukan inovasi itu berarti kita bekerja lebih daripada yang rutin. Bekerja rutin, dan sesuai rencana yang sudah ditetapkan, itu tugas kita. Sedangkan inovasi itu nilai lebih. Zaman sekarang, setiap orang dan setiap organisasi harus memiliki nilai lebih,” tegasnya.
Kalau perlu, papar H Supiani, setiap unit kerja harus memiliki inovasi, dan berkelanjutan. Bukan sekadar kebutuhan dalam meningkatkan kinerja, tetapi karena daerah kita memang memerlukannya untuk mempercepat roda pembangunan dan mengejar berbagai ketertinggalan.
“Kami yakin, inovasi itu bukannya tidak terpikir dalam benak kita. Kami yakin kita tidak miskin gagasan. Dari staf hingga pimpinan, pasti banyak diantaranya yang memiliki pemikiran ke depan, atau sekadar gagasan untuk melaksanakan tugas dengan cara yang tidak biasa, namun sangat bermanfaat jika itu direalisasikan,” ujar orang nomor dua dalam pemerintahan kabupaten berjuluk Bumi Sanggam ini.[]



