Editor : Almin Hatta
PARINGIN – Hingga pekan kedua di bulan Agustus 2021 ini, tercatat total 88 warga Bumi Sanggam, Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), meninggal dunia akibat terpapar Covid-19.
Menurut Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balangan, Dr Ferry, jumlah tersebut hanya pasien yang meninggal dan terdata di rumah sakit.
“Dari 88 yang meninggal itu terdiri dari pasien suspect dan probable 49 orang, dan terkonfirmasi positif 39 orang,” katanya, Senin (9/8/2021)
Direktur RSUD Balangan yang juga sempat dua kali terpapar Covid-19 ini menjelaskan, dalam sembilan hari terakhir di bulan Agustus 2021 ini sudah tercatat sebanyak 11 warga meninggal akibat Covid-19.
“Tanggal 1 Agustus 2021, warga Paringin Timur, usia 49 tahun, warga Putat Basiun, Awayan, usia 51 tahun, dan warga Balida, Paringin (55 tahun), dinyatakan meninggal,” bebernya.
Kemudian ia melanjutkan, pada tanggal 4 Agustus 2021, tercatat warga Barupiring, Paringin Selatan (52 tahun), warga Batumandi (49 tahun), dan warga Paringin Timur (58 tahun), dinyatakan meninggal dunia.
“Pada 5 Agustus 2021, warga Desa Hukai, Juai (56 tahun), 7 Agustus 2021, warga Paringin Kota (56 tahun), 8 Agustus 2021 warga Muara Jaya, Awayan (73 tahun), dan hari ini (9 Agustus 2021) hingga pukul 10.30 wita, warga Batupiring, Paringin Selatan (61 tahun) meninggal dunia. Rata-rata mereka mengalami peneumonia,” ungkapnya.
Pada pneumonia, papar Dr Ferry, kantung udara bisa berisi cairan atau nanah akibat infeksi yang menimbulkan peradangan pada kantung udara di salah satu atau kedua paru-paru, yang dapat berisi cairan, dimana hal ini dapat mengancam nyawa siapa pun.
Dr Ferry berharap warga tetap mengikuti protokol kesehatan, dan terus berupaya meningkatkan imunitas tubuh. Serta bagi warga yang sedang dirawat ataupun menjalani isolasi mandiri, agar rutin meminum obat dan tentunya meningkatkan semangat diri untuk kesembuhan.
Bagi warga yang mengalami gejala, seperti demam dan batuk, agar segera memeriksakan diri ke pusat kesehatan terdekat, atau ke IGD RSUD Balangan.
“Jangan anggap remeh. Selain itu, virus ini juga bisa menular kepada keluarga terdekat, bahkan orang lain, melalui kita sebagai perantaranya. Sayangi orang-orang terdekat,” pungkasnya.[]



