Isteri Gubernur Kalsel Kunjungi Warga Terdampak Banjir di Kusan Hulu

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

BATULICIN – Musibah banjir di wilayah Kecamatan Kusan Hulu, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), rupanya memicu kepedulian isteri Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Hj Raudhatul Jannah SKM, untuk datang berkunjung.

Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP ) Provinsi Kalsel itu ini datang bersama rombongan jajaran Pemprov Kalsel, dalam rangka menyerahkan Bantuan Sosial (Bansos) kepada warga terdampak banjir di bantaran Sungai Kusan, Kecamatan Kusan Hulu, Jum’at (10/09/2021). Penyerahan bantuan dilakukan dalam acara sederhana di Aula Kantor Desa Lasung.

Kehadiran Hj Raudhatul Jannah didampingi penasehat DWP Kabupaten Tanbu, Hj Wahyu Windarti Zairullah Azhar, bersama Pengurus DWP lainnya.

Hj Raudhatul Jannah menyebutkan, kedatangannya bersama rombongan dari Kalsel ini sekaligus dalam rangka silaturahmi dengan warga yang terdampak banjir di kawasan tersebut.

“Selain itu, kami juga ingin melihat langsung kondisi di sini. Kami ingin memberikan bantuan, guna sedikit meringankan beban warga yang terdampak banjir. Meskipun katanya banjir sudah mulai surut, tapi aktivitas keseharian warga masih terganggu,” ucapnya.

Hj Raudhatul Jannah menjelaskan, bantuan ini sebagai wujud sinergitas yang sedang dilakukan DWP Provinsi Kalsel bersama DWP Kabupaten Tanbu.

“Inilah wujud kepedulian kami, sekaligus untuk mempererat tali persaudaraan kita. Meski ala kadarnya, setidaknya bantuan ini diharapkan bisa memberikan kebahagiaan tersendiri bagi warga yang terkena musibah,” imbuhnya.

Camat Kusan Hulu, Herlambang, mengatakan, banjir akibat luapan air sungai juga menggerus sejumlah ruas jalan. Karenanya, aktivitas masyarakat antara Desa Lasung dengan Karamat saat ini terhambat. 

“Yang kami takutkan, banjir ini berpotensi menimbulkan gagal panen dan para petani rugi hingga puluhan miliar,” ujarnya.

Terkait musibah ini, pihak BPBD Tanbu mencatat sebanyak 127 KK atau 264 jiwa terdampak. Banjir ini telah melanda empat desa di Kecamatan Kusan Hulu. Yakni Desa Bakarangan, Desa Manuntung, Desa Sungai Rukam, dan Desa Lasung.

Merespons tanggul yang jebol, BPBD Tanbu bersama tim gabungan dan masyarakat segera berupaya menutup dengan menempatkan beberapa karung berisi tanah, untuk membendung air agar tidak masuk ke pemukiman warga. 

BPBD Tanbu mengirimkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk mengevakuasi warga ke tempat yang aman, serta pendataan di lokasi terdampak. 

BPBD juga mendistribusikan bantuan makanan kepada warga. Penanganan banjir di empat desa telah dilakukan di bawah koordinasi pos komando yang lokasinya berada di Kecamatan Kusan Hulu.(win)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *