Editor : Almin Hatta
PARINGIN – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Balangan, bekerjasama dengan Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang, memaparkan Masterplan Tata Kota Paringin di Aula 1 Kantor Bappedalitbang Balangan, Kamis (18/11/21).
Masterplan tersebut dibuat untuk menunjang jalan kembar dari depan Kantor Bappedalitbang sampai dengan Kantor BRI Cabang Paringin.
Kepala Bappeda Balangan, Rakhmadi Yusni, menjelaskan, Masterplan diharapkan menjadi acuan untuk bagaimana nantinya pembangunan di Kota Paringin sebagai Ibukota Kabupaten Balangan.
“Siapa pun nanti pemimpin Kabupaten Balangan, saya harapkan dengan Masterplan ini tujuan tata kota untuk Kabupaten Balangan tetap jelas dan sesuai keinginan,” ucapnya.
Rakhmadi juga menerangkan, Masterplan ini sesuai dengan visi misi Bupati dan Wabup Balangan, yaitu Menata Kota dan Membangun Desa.
Tim Teknis Analisis Unibraw, Adit, memaparkan rencana perubahan yang terjadi di Kota Paringin nantinya.
Disebutkan, rencana pembangunan Kota Paringin terkait Terminal Paringin menjadi siring sungai. Kemudian pembangunan jembatan kembar dan jalan dua arah dari simpang tiga Desa Bungin ke pertigaan Kantor BRI Cabang Paringin.
Berikutnya, penyampaian Relokasi Pasar Paringin, Pembangunan Terminal dan Rest Area samping Masjid Al Akbar Balangan. Juga ada pembangunan Taman Penghubung antara Taman Hijau menuju Masjid Al Akbar Balangan. Pembangunan Istana Anak Yatim di dekat Masjid Al Akbar Balangan, dan lain-lain.
Rakhmadi berharap, Masterplan Kota Paringin dapat terwujud. Tentunya dengan tahapan yang direncanakan.
“Pada tahun 2022-2023, Bupati dan Wabub Balangan akan memulai Masterplan ini. Yaitu pembuatan Jembatan Kembar dan Jalan Kembar (Jalan Dua Arah), serta Wisata Sungai (Siring Sungai),” sebutnya
Sementara itu, Anggota PPKB (Penerus Perjuangan Kabupaten Balangan), Syahminan, mengatakan, tidak ada keluhan terhadap Masterplan yang diekspos oleh Tim perancang dari Unibraw Brawijaya Malang.
“Saya harap Masterplan ini difokuskan, dan transparansi pembangunannya disampaikan. Sehingga kita tahu capaian yang sudah ada nantinya,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Anggota PPKB Kabupaten Balangan, Hifni Effendi, juga mengatakan setuju dengan rencana pembangunan ini.
“Saya harap Masterplan ini ada prioritas. Rancangan ini harus dikawal oleh Bupati dan Wabub, agar setiap tahunnya pembangunan dari rencana tersebut terlaksana,” ucapnya.
Terakhir, Hifni berpesan agar Masterplan ini jangan hanya menjadi rencana. “Namun benar-benar dilaksanakan untuk Kota Paringin yang indah,” katanya.[]



