Polres Bartim Tangkap PNS Rutan Terlibat Sabu

  • Whatsapp
Polres Bartim Tangkap PNS Rutan Terlibat Sabu

TAMIYANGLAYANG – Kapolres Barito Timur (Bartim),  AKBP Afandi Eka Putra SH SIK MPICT, dalam gelaran Pers Rilis Tindak Kejahatan Narkotika di depan Mapolres pada Senin (22/11/2021) kemarin, mengungkapkan penangkapan terhadap seorang PNS Rutan Tamiyang Layang bersama mobil dinas lembaga tersebut.

“Kita berhasil menangkap para pelaku tindak pidana kejahatan Narkotika jenis Sabu, serta barang buktinya. Semuanya kita amankan di Mapolres Bartim,” katanya.

Bacaan Lainnya

Kapolres AKBP Afandi menyebutkan, selain barang bukti jenis Sabu, jajaran Polres Bartim juga mengamankan sarana tindak kejahatan berupa dua buah sepeda motor, sebuah mobil dinas Rutan Tamiang Layang, serta barang bukti lainnya. 

“Tersangka pelaku pertama tindak kejahatan Narkotika yang kita tangkap adalah P alias G, umur 30 tahun, suku Banjar, dari Murung Pudak, Kabupaten Balangan, Kalsel. Tempat penangkapan, wilayah Ampah. Cara dan waktu penangkapan, pada hari Jum’at, kala itu saya menyamar menjadi tukang penggalang dana sumbangan di jalan. Saya mengenakan sarung dan topi purun,” kata AKP Sanip, Kasat Resnarkoba Polres Bartim yang mendampingi Kapolres dalam pers rilis tersebut.

AKP Sanip melanjutkan, berdasarkan LP 62 pada  tanggal 12 November 2021, tersangka kedua yang berhasil diamankan adalah F alias A, umur 33 tahun, warga Dusun Tengah, Jalan Harapan, Kelurahan Ampah Kota. Barang bukti berupa 14 paket jenis Sabu.

“Tersangka ketiga, kita amankan di depan PN Tamiyang Layang, pada 20 November 2021, atas nama A alias B. Barang bukti, dua kantong kristal diduga jenis Sabu berat kotor 52,6 gram, satu lembar tisu, satu handphone, dan satu mobil pelat dinas sarana pegawai PNS Rutan Tamiang Layang,” ujarnya.

Kemudian, lanjut AKP Sanif, berhasil diamankan pula tersangka atas nama  RI alias F, umur 30 tahun, karyawan sawasta, hari Rabu 20 Oktober 2021, di depan Rumah Jabatan Bupati Bartim. 

Pihak Kemenkumham Kalteng yang hadir dalam jumpa pers tersebut mengatakan, Kantor Wilayah Kemenkumham Kalteng dalam menyikapin kasus Narkoba, baik pengguna atau penjual, tidak akan diberi ampun. 

“Sikap ini sudah dari atasan, yaitu Pak Menteri, Dirjen, sampai Kepala Kantor Wilayah. Semuanya dengan tegas menyatakan, tidak ada toleransi,” tegasnya.[]

 

Editor : Almin Hatta

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.