Yovan Akhirnya Bersedia Divaksinasi

Diposting pada

TAMIYANGLAYANG – Tak cuma warga dari kalangan umum yang takut divaksinasi. Bahkan seorang wartawan yang notabene rajin memberitakan masalah vaksinasi pun sempat mengalami hal serupa.

Itulah yang dialami Yovan C Piay. Wartawan yang bertugas di wilayah Kabupaten Barito Timur (Bartim) ini tadinya secara tegas menolak untuk divaksinasi.

Ketika pada 22 Maret 2021 lalu seluruh wartawan di Bartim mendapat jatah untuk divaksinasi secara serentak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tamiyang Layang, Yovan justru tak bersedia mengikuti program tersebut.

Sekian bulan berlalu. Akhirnya, Rabu 29 Desember 2021 kemarin, Yovan bersedia juga divaksinasi di RSUD Tamiang Layang.
Kepada wartawan Maknanews, Yovan mengaku sempat dihantui keraguan dan takut dengan vaksin Covid-19. Karena itulah ia tak mau divaksinasi.

“Kini saya menyadari, ternyata vaksin itu aman, dan orang yang sudah disuntik vaksin ternyata tidak apa-apa. Termasuk teman-teman saya sesama wartawan. Karena itulah saya akhirnya bersedia divaksinasi,” katanya.

“Selain itu, pelayanan publik di sejumlah instansi pemerintahan kini mensyaratkan bukti vaksinasi. Hal ini tentu menjadi kendala bagi saya jika ingin mengurus sesuatu. Jadi, ini merupakan salah satu faktor yang mendorong saya untuk divaksinasi,” imbuhnya.

Sebagaimana yang dialami orang lain, Yovan pun mengaku tak merasakan sakit ketika disuntik vaksin. Begitu juga setelah selesai divaksinasi.

“Badan saya sehat dan segar saja. Jadi, kepada warga yang belum divaksin, jangan takut divaksin. Sebab, vaksin yang diberikan pemerintah terbukti aman, sehat, dan halal,” ujarnya.[]

Editor : Almin Hatta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *