Jatanres Polda Kalteng Bantu Satreskrim Polres Bartim Ungkap Pelaku Pembunuhan

Diposting pada

TAMIYANGLAYANG – Sejauh ini, siapa pelaku pembunuhan terhadap seorang pria berinisial B, umur 40 tahun, warga Kabupaten Barito Timur (Bartim), yang ditemukan tewas dengan luka tusuk di perkebunan kelapa Sawit PT SGM, di Kecamatan Karuseng Janang, Bartim, pada 3 Februari 2022 lalu, belum juga terungkap.

“Kami ingin sesegera mungkin mengungkap kasus ini, dan menemukan tersangkanya. Untuk itu, dalam penyelidikan di lapangan, kami kini dibantu petugas dari Jatanres Polda Kalteng,” kata Kasatreskrim Polres Bartim, AKP Ecky Widi Prawira SIK, dalam penjelasan pers di ruang kerjannya, Senin (14/2/2022).

Didampingi Kanit Reskrim, AKP Ecky menyebutkan, pihaknya sudah memeriksa dengan cermat seluruh area Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Begitu pula saksi-saksi dan lingkungan tempat dekat korban, semuanya sudah kita periksa. Termasuk senjata tajam jenis parang, baju korban dan egrek sawit, sudah kita kirim ke Laboratorium Forensik (Labfor) Polri di Surabaya, Jawa Timur,” ujarnya.

Menurut AKP Ecky, dalam upaya mengungkap kasus ini ada banyak kendala. Antara lain saksi yang minim. Serta TKP yang berupa perkebunan sawit, dimana hanya orang-orang tertentu saja yang paham blok-blok perkebunan dengan ruang lingkup yang sangat luas tersebut.

“Begitu pula waktu kejadiannya, kita tidak bisa menentukan secara persis. Kita hanya bisa memperkirakan, waktu kejadiannya dari pagi hingga sore, sebab tidak ada permintaan otopsi. Jadi hanya pemeriksaan visum luar saja. Kejadian pembunuhan itu tepat saat panen buah sawit, dan korban adalah karyawan PT SGM,” bebernya.

Sejauh ini, papar AKP Ecky, memang ada orang-orang tertentu yang diduga terlibat. Indikasinya banyak. Namun pihaknya belum bisa melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

“Jadi kita fokuskan kepada dugaan yang sudah ada dulu. Kita fokus ke A dulu, kemudian baru ke B. Dalam permasalahan ini kita lakukan perencanaan matang, untuk mendapatkan pelakunya. Baik yang dekat maupun yang jauh. Karena indikasi pelakunya banyak, tapi belum kita pastikan,” ucapnya.

AKP Ecky menyebutkan, selain luka tusuk senjata tajam di bagian leher yang menembus ke samping, di tubuh korban tidak ditemukan tindak kekerasan lainnya.

“Kami dari kepolisian insya Allah tetap optimis. Semoga pelaku secepatnya kita temukan. Kita kerja terus siang dan malam, menggali, menemukan pelaku. Sejauh ini ada 20 saksi, termasuk melibatkan karyawan PT SGM, sudah kita mintai keterangan, untuk memperjelas kejadiannya,” tuntasnya.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *