TAMIYANGLAYANG – Tempat Pengolahan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (TPS-3R) Munsit, Tamiang Layang, Kabupaten Barito Timur (Bartim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), kini membuka rute baru pengambilan sampah dari wilayah Tamiang Layang kota sampai Mapolres Bartim.
Menurut Pengelola TPS-3R Munsit, Hairullah, jasa layanan program TPS-3R Munsit ini melakukan pengambilan sampah langsung ke rumah warga dengan biaya jasa Rp25.000 per bulan.
“Sampah rumahan yang terkumpul langsung kita ambil dari jam 08:30 sampai selesai. Petugas langsung mengambil sampah yang sudah ditempatkan warga di depan rumah masing-masing,” ujarnya.
Hairullah yang kerap dipanggil Arul Rajasa berharap, agar warga menggantung bungkusan sampah di luar pagar rumah. Bisa juga di bak sampah terdekat.
“Nanti pihak petugas yang mengambilnya,” ucapnya.
Untuk saat ini, papar Arul, pihaknya membuka rute dari Tamiang Layang kota sampai Mapolres Bartim.
“Kepada warga yang minta jasa layanan pengambilan sampah, bisa menghubungi pengurus TPS-3R Munsit,” tuturnya.
Arul menyebutkan, saat ini layanan berjumlah sekitar 180 buah rumah, dan sudah berjalan sekitar 4 atau lima bulan.
“Yang pasti, untuk layanan setiap hari kita tetap ambil sampah dengan tujuan mengurangi permasalahan sampah yang ada di Kabupaten Barito Timur, yang biasanya sering berhamburan atau berserakan di pinggir jalan atau di luar bak sampah yang udah disediakan. Jadi, sampah-sampah itu kita ambil, agar Tamiyang Layang sebagai Ibukota Bartim terlihat indah tanpa diwarnai sampah yang berhamburan,” ujarnya.
Arul mengungkapkan, kini pihaknya perlu penambahan karyawan pengambilan sampah.
“Kita berharap adanya dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bartim. Untuk saat ini kita perlu penambahan 5 karyawan pengambil sampah,” imbuhnya.[]
Editor : Almin Hatta



