Desa Wungkur Nanakan Terapkan Hasil Studi Banding pada Tata Cara Pengelolaan Pemerintahan

Diposting pada

TAMIYANGLAYANG – Pemerintah Desa Wungkur Nanakan, Kecamatan Awang, Kabupaten Barito Timur (Bartim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), kini mulai menerapkan tata cara pengelolaan pemerintahan hasi studi banding ke tiga kabupaten.

“Kami pada Mei 2022 lalu ikut rombongan Bupati Bartim melakukan stadi banding ke tiga kaputen tetangga. Yakni ke Kabupaten Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, dan Kabupaten Sukamara. Kini hasilnya mulai kami terapkan pada pengelolaan pemerintahan,” kata Kepada Desa Wungkur Nanakan, Marta Mijoyo, ketika ditemui di kantornya pekan lalu.

Menurut Marta Mjoyo, hasil kaji studi banding di 3 kabupaten ada yang bisa diterapkan Pemerintah Desa Wungkur Nanakan. Namun ada juga yang tak bisa.

“Selain itu, stadi banding tersebut juga telah membuka wawasan pemikiran kita, membuka pandangan kita setelah melihat kemajuan desa-desa orang di sana. Semua itu menjadi isprirasi bagi kita,” ujarnya.

Namun demikian, papar Marta Mjoyo, pihaknya tidak bisa juga 100% menerapkannya di Desa Wungkur Nanakan.  

“Karena melihat keadaan dan perbedaan wilayah dan lainnya. Misalnya mengenai BUMDes di desa yang kita kunjungi, mimang kita akui maju. Tapi itu berdasarkan pemaparan dalam pertemuan saja, dan sayangnya kita tidak sempat melihat langsung karena tidak cukup waktunya,” ucapnya.

Menurut Marta, dibandingkan dengan Desa Wungkur Nanakan, kondisinya dan situasinya sangat berbeda.

“BUMDes mereka maju karena didukung pihak perusahaan. Kalau di tempat kita tidak bisa, karena  tidak ada faktor pendukung misalnya perusahan tadi,” tuturnya.

Marta menyebutkan, hasil studi banding yang paling bisa diterapkan di Desa Wungkur Nanakan adalah tata cara pengelolaan pemerintahan.

“Karena tata cara pengelolaan pemerintah sangat penting bagi kita, agar administrasi berjalan lancar dan teratur. Serta memudahkan pekerjaan kita di pemerintahan,” imbuhnya.[]

Editor : Almin Hatta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *