Kades dan Warga Desa Bantai Napu Mengharapkan Peningkatan Jalan Menuju Kalamus

Diposting pada

TAMIYANGLAYANG – Rencana proyek peningkatan kualitas ruas jalan Desa Bantai Napu, Kecamatan Paku, Kabupaten Barito Timur (Bartim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), sepanjang 4,6 Km, kembali tertunda.

“Padahal, ruas jalan itu merupakan jalur aktivitas warga Desa Bantai Napu menuju Desa Kalamus, dengan panjang sekitar 4,6 kilometer,” kata Kepala Desa Bantai Napu, Yamun, saat berada di Kantor BPKAD Bartim, Kamis (10/11/2022).

Menurut Yamun, untuk proyek peningkatan Jalan Desa Bantai Napu ke Desa Kalamus ini tadinya sudah sempat dianggarkan Pemkab Bartim sekitar Rp200 juta.

“Namun kemudian ditunda. Kemungkinan dianggarkan untuk tahun depan, tahun 2023,” ujarnya.

Yamun menjelaskan, status ruas jalan yang menghubungkan Desa Bantai Napu dengan Desa Kalamus ini merupakan jalan kabupaten.

Pada tahun 2021, papar Yamun, melalui pihak kecamatan didapat kabar bahwa sudah dianggarkan peningkatan jalan Bantai Napu menuju Kalamus dengan nilai anggaran sekitar Rp200 juta.

“Tapi entah kenapa, saat ini ada kabar penundaan pengerjaan jalan tersebut. Berkaitan dengan itu, kabarnya ada juknis pelimpahan dari kabupaten kepada pemerintah pusat, dan anggarannya diubah menjadi anggaran DAK APBN. Itu kabar yang kami dapat,” ucapnya.

Karena merupakan jalan prioritas antar kabupaten, lanjut Yamun, maka jalan tersebut masuk dalam kewenangan Provinsi Kalteng.

“Dengar-dengar kini dianggarkan pengerjaan jalan Bantai Napu menuju Kelamus sekitar Rp7 miliar. Mudah-mudahan apa yang menjadi harapan kami bersama masyarakat Bantai Napu, bisa segera direalisasikan. Sebab, jalan tersebut merupakan jalur aktivitas warga membawa hasil usaha   pertanian. Juga termasuk memacu percepatan kelancaran pertumbuhan perekonomian masyarakat setempat,” jelasnya.[]

Editor : Almin Hatta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *