BARABAI – Anggota DPRD Kalsel Athaillah Hasbi menyebut, keterlibatan perempuan juga diperlukan dalam upaya mendukung penguatan perekonomian masyarakat.
Pendapat tersebut disampaikannya dalam sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) di Desa Tapuk Limpasu, Hulu Sungai Tengah (HST), Senin (5/12). Athaillah Hasbi menjelaskan Perda Nomor 11 Tahun 2018 tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Diungkapkan, Desa Tapuk Limpasu sendiri merupakan daerah penghasil arang dari kayu Halaban. Produk tersebut sudah menjadi komoditas ekspor hingga ke mancanegara.
“Oleh karena itu, dalam upaya mendukung produksi arang halaban tersebut juga perlu pemberdayaan perempuan setempat,” ucap mantan pembalap motor Bumi Murakata tahun 1980-an tersebut.
Masih menurut Athailah Hasbi, warga setempat juga memohon dukungan pemerintah terhadap pariwisata yang ada di sana.[]
