Pendamping Stunting di 6 Kecamatan Dapat Motor Operasional

Diposting pada

BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu (Tanbu), HM Zairullah Azhar, menyerah 6 unit sepeda motor kepada 6 Koordinator Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) Kecamatan pada Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Senin (19/12/2022).

Dalam penyerahan yang dilakukan di halaman Kantor Bupati Tanbu terebut, Zairullah didampingi Sekda H Ambo Sakka dan Kepala DP3AP2KB Hj Narni.

“Sepeda motor itu merupakan kendaraan operasional pendampingan keluarga stunting yang bersumber dari dana DAK Fisik TA 2022,” kata Bupati Zairullah.

Untuk itu, Bupati Zairullah berpesan agar motor operasional tersebut digunakan dengan sebaik-baiknya, untuk membantu percepatan pelayanan kepada masyarakat, utamanya dalam hal stunting.

“Semoga dengan adanya motor operasional ini pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat, sehingga upaya pemerintah daerah mewujudkan SDM yang sehat, berkualitas, produktif, dan berahlak mulia, segera terwujud,” ujarnya.

Adapun 6 Koordinator Penyuluh KB Kecamatan yang menerima motor operasional adalah Kecamatan Satui, Karang Bintang, Mantewe, Sungai Loban, Kusan Tengah, dan Kecamatan Simpang Empat.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati juga menyerahkan piagam penghargaan kepada pelaksana pelayanan sejuta akseptor dengan capaian Terbaik III se-Kalsel kepada 12 Balai KB Kecamatan se-Tanbu, RSUD DHAAN, RS Marina Permata, RSIA Paradise, Dinas Kesehatan, dan seluruh Puskesmas se-Kabupaten Tanbu.

Di kesempatan itu, Kepala DP3AP2KB Tanbu melalui Kabid KB dan Ketahanan Keluarga, Aulia Hadi WP SSTP, mengatakan, khusus lokus penanganan stunting melalui motor operasional ini merupakan tahun kedua.

Adapun aksi para kordinator pendamping penanganan stunting ini bekerja sama dengan Tim Pendamping Keluarga (TPK), guna mendampingi ibu hamil, pasca melahirkan, kemudian calon pengantin dan para Balita yang mengalami stunting.

“Kami berharap kepada Koordinator PLKB, dengan mendapatkan sepeda motor ini menjadi penambah semangat dalam melaksanakan tugasnya, dan kita berharap di tahun depan Kabupaten Tanbu bisa menurunkan prapelensi angka stunting menjadi 14%. Bahkan kalau mungkin bisa lebih, sesuai petunjuk yang diberikan Presiden,” tutupnya.[]

Editor : Almin Hatta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *