TAMIYANGLAYANG – Kapolres Barito Timur (Bartim) AKBP Viddy Dasmasela menggelar diskusi bersama Relawan Matabu Jaya dan petugas pemadam kebakaran dari perusahaan, dalam acara ‘Semeja Bersama Kapolres Barito Timur’ di pendopo Mapolres Bartim, akhir pekan kemarin.
Acara yang berlangsung santai usai Apel Gelar Personel dan Sarpras Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tersebut juga dihadiri oleh Wakapolres dan pejabat utama Polres Bartim.
Pada kesempatan itu Kapolres AKBP Dasmasela mengajak peserta acara untuk bersama melakukan pemetaan wilayah rawan Karhutla, mengkomunikasikan, mempersiapkan personel dan peralatan, serta berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, agar benar-benar siap menghadapi bencana Karhutla.
Kapolres AKBP Dasmasela menegaskan, penanggulangan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu diharapkan dukungan dan bantuan dari peserta acara dalam upaya pencegahan Karhutla di Bartim.
“Kalau pun ke depan benar-benar terjadi Karhutla, paling tidak personel dan peralatan kita serta koordinasi kita sudah siap,” ucapnya.
Kapolres mengaku telah memerintahkan Kabag Ops dan Kasat Samapta untuk melakukan latihan penanganan kebakaran dan mencoba semua peralatan yang ada, untuk memastikan berfungsi dengan baik saat memadamkan Karhutla.
Pada acara tersebut Kapolres juga menyediakan sesi tanya-jawab bagi para peserta acara, untuk bertanya maupun menyampaikan informasi terkait Karhutla.
Sebelumnya, dalam Apel Gelar Personel dan Sarpras, Kapolres menerangkan bahwa Kabupaten Bartim memiliki luas wilayah sekitar 3.835,62 Km2. Dari luas wilayah itu, sekitar 1.681 Km2 yang berpotensi rawan kebakaran hutan.
“Potensi kebakaran itu yang harus kita kelola, sehingga titik rawan Karthula bisa dikendalikan dan ditanggulangi bersama,” ujarnya.[]
Editor : Almin Hatta



