BATULICIN – Kegiatan rutin Lailatul Jum’at Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) kali ini disemarakkan dengan hadirnya penceramah kondang Habib Mustofa asal Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Kegiatan dakwah yang dihadiri para ASN dan Non ASN Pemkab Tanbu tersebut berlangsung di Masjid Darul Azhar, Kecamatan Simpang Empat, Batulicin, Kamis malam (09/03/2023).
Dalam tausiyahnya, Habib Mustofa mengurai tentang proses masuk surge, serta gambaran keadaan di dalam surga tersebut. Ternasuk menceritakan kisah Nabi Sulaiman yang kelak akan masuk surga lebih belakangan dibanding para nabi yang lain.
“Nabi Sulaiman adalah nabi yang paling banyak hartanya, otomatis banyak harta yang harus diperiksa. Sehingga memperlambat masuk ke dalam sorga,” ujarnya.
Bercermin dari kisah Nabi Sulaiman, Habib super kocak ini mengilustrasikan keadaan orang miskin kelak di akhirat. Disebutkan, para orang miskin punya jaminan untuk masuk surga lebih dulu dibanding orang kaya.
“Beruntunglah orang miskin dunia, sebab kelak di akhirat dia lebih dulu masuk surga karena hartanya yang diperiksa sedikit, bahkan tidak ada sama sekali,” imbuhnya.
Habib Mustofa juga meriwayatkan tentang Syaidina Hasan, cucunya Rasulullah SAW, yang sebelum wafat menangis sejadi-jadinya. Ternyata dia memohon kepada Allah agar kelak ditempatkan bersama para orang miskin.
“Rasulullah pun demikian. Beliau juga selalu berdoa agar di akhirat kelak menjadi orang yang berada di barisan para kaum miskin,” ucapnya.(win)
Editor : Almin Hatta



