Ria: Batubara Muatan Tongkam Karam Bukan Milik PT SLS

Diposting pada

TAMIYANGLAYANG – Pihak PT Sentosa Laju Sejahtera  (PT SLS), menampik sebagai pemilik ribuan ton batubara yang tenggelam bersama tongkang karam di perairan Desa Telang Baru, Kecamatan Paju Epat, Kabupaten Barito Timur (Bartim), Kalimantan Tengah (Kalteng), pada Minggu 12 Maret 2023 lalu.

Hal itu ditegaskan oleh Ria selaku GM HCGS PT SLS pada acara selamatan syukuran PT SLS di Aula Kantor Desa Dorong, Rabu 22 Maret 2023 lalu.

“Batubara yang ada di tongkang karam itu bukan milik PT SLS. Pihak kami sebelumnya bahkan tidak tahu adanya insiden tersebut,” katanya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, tenggelamnya batubara tersebut dikhawatirkan dapat mencemari sungai dan lingkungan sekitar lokasi kejadian.  

Sejauh ini belum ada pihak yang mengakui sebagai pemilik barubara tersebut. Tadinya sempat muncul dugaan bahwa emas hitam itu milik PT SLS. Namun, sebagaiman disebutkan di atas, pihak PT SLS menampik dugaan tersebut. 

“PT SLS memang menggunakan jasa PT Pelindo untuk pelayanan di pelabuhan. Tapi insiden kecelakaan itu bukan kami, bukan milik PT SLS,” ucap Ria.

PT BNJM atau PT PMT, serta PT Pelindo, yang terkait langsung dengan pengelolaan pelabuhan khusus batubara di Desa Telang Baru tersebut, sejuah ini juga enggan mengungkapkan siapa pemilik tongkang karam dan batubara muatannya itu.

Begitu pula pihak Dinas Lingkungan Hidup yang telah melakukan investigasi terkait pencemaran sungai di lokasi karamnya tongkang tersebut, masih enggan menyebutkan pemiliknya. 

Bahkan pihak kepolisian yang melakukan penyelidikan insiden tersebut, sejauh ini belum berkenan membeberkan kepemilikan batubara tersebut. 

Faisol yang sering disapa Icang dari PT Pelindo, sebenarnya mengaku mengetahui pemilik batubara tersebut, namun enggan menyebutkannya.

“Kita takut pihak pemilik batubara tidak berkenan kalau saya yang ngomong,” ujarnya.[]

Editor : Almin Hatta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *