Hasil Uji Lab Lokasi Karamnya Tongkang Batubara Tunggu 20 Hari

Diposting pada

TAMIYANGLAYANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Barito Timur (Bartim) dan DHL Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), menyatakan hasil uji laboratorium terkait pencemaran lingkungan sekitar tenggelamnya tibuan ton batubara di Sungai Napu, hingga sekarang belum keluar.

Sebagaimana diberitakan, para Minggu 12 Maret 2023 lalu terjadi insiden tongkang karam di Sungai Napu, depan Pelabuhan Desa Telang Baru, Kecamatan Paju Epat, Kabupaten Bartim. Tongkang tersebut bermuatan 4.000 MT batubara, sehingga dikhawatirkan terjadi pencemaran terhadap lingkungan sekitar lokasi insiden.

“Hingga sekarang hasil uji lab belum keluar. Jadi kita belum tahu kesimpulannya,” kata Kabid Tata Lingkungan Panataan Hukum dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Bartim, Sapta Aprianto SH, kepada wartawan Maknanews, Senin (3/4/2023) kemarin.

Menurut Sapta, hasil dari sampel lokasi kejadian yang dikirim ke lab di Banjarmasin itu baru akan didapat sekitar 20 kemudian.

“Jadi, kita tunggu saja sampai hasil uji lab itu keluar. Apa hasilnya, apakah terjadi pencemaran atau tidak,” ujarnya.

Sapta memastikan, kalau nantinya hasil uji lab menunjukkan adanya pencemaran, maka DLH Bartim akan menyerahkan kepada pihak berwenang untuk menindaklanjutinya.[]

Editor : Almin Hatta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *