TAMIYANGLAYANG – Jajaran Polres Barito Timur (Bartim) menerima aksi unjuk rasa Forum Pemuda Dayak (Fordayak) Kabupaten Bartim, terkait statemen Rocky Gerung yang menyentuh Presiden RI dan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan, Selasa (1/8/2023).
Kapolres Bartim, AKBP Viddy Dasmasela, didampingi Wakapolres Kompol Andika Rama, Kasat Reskrim AKP Agung Putra, dan Kasatintel AKP Erik Andersen, memantau langsung aksi Fordayak Bartim tersebut.
Kapolres Bartim AKBP Viddy Dasmasela mengatakan, pihaknya telah menerjunkan sejumlah personel untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama aksi berlangsung. Semua pihak diharapkan dapat menahan diri dan menyelesaikan perbedaan pendapat dengan cara yang damai dan demokratis.
Ketua Fordayak, Rafi Hidayatullah, dalam aksi tersebut menyampaikan pernyataan sikap atas pernyataan Rocky Gerung yang dianggap merendahkan dan menghina Presiden Jokowi serta pembangunan IKN.
Fordayak mengecam pernyataan tersebut dan menegaskan bahwa langkah Presiden Jokowi dalam membangun IKN bertujuan untuk pemerataan pembangunan dan mewujudkan keadilan sosial di Kalimantan.
Pernyataan Rocky Gerung yang menyebutkan bahwa Presiden Jokowi hanya memikirkan dirinya sendiri dalam pembangunan IKN, dipandang tidak pantas oleh Fordayak.
Fordayak mengingatkan bahwa pembangunan IKN merupakan ide cemerlang Presiden Jokowi sebagai perwujudan dari impian Presiden Pertama RI, Ir Soekarno.
Selain itu, Fordayak mengecam Rocky Gerung karena menggunakan kata-kata kotor dalam menyebutkan Presiden Jokowi yang seharusnya dihormati dan didukung sebagai Kepala Negara. Masyarakat Bartim yang tergabung dalam Fordayak tetap menyatakan dukungannya terhadap program pembangunan IKN di Kalimantan Timur yang diusung oleh Pemerintah Republik Indonesia.
Aksi unjuk rasa ini berlangsung tertib dan damai, dengan tujuan menyampaikan aspirasi dan menunjukkan sikap tegas Fordayak terhadap pernyataan Rocky Gerung.[]
Gazali Rahman 2/8/ 2023.



