TAMIYANGLAYANG – Keinginan Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Bartim) agar menjadi lokasi Gudang Bulog, tampaknya akan segera terwujud.
Indikasinya sangat jelas. Yakni dengan telah disetujui dan disepakatinya hibah lahan untuk pembangunan Gudang Bulog tersebut oleh DPRD Bartim pada Rapat Paripurna Penyampaian Keputusan DPRD Bartim tentang Persetujuan Pemindahtanganan Barang Milik Pemkab Bartim dalam bentuk hibah lahan, kemarin.
Usai mengikuti Rapat Paripurna tersebut, Pj Bupati Bartim, Indra Gunawan, mengucapakan terimakasih kepada Perum Bulog dan DPRD Bartim yang telah mendukung rencana pembangunan gudang tersebut.
“Pertama, kita ucapkan terimakasih kepada pihak Bulog yang telah mau membangun gudang di Bartim,” ucapnya.
Menurut Indra Gunawan, pembangunan Gudang Bulog tersebut merupakan salah satu program strategis nasional. Maka dari itu, kehadiran Gudang Bulog Bartim sangat penting.
Dijelaskan Indra Gunawan, sebelumnya pihaknya telah beberapa kali melakukan rapat untuk peninjauan lokasi dan sebagainya. Akhirnya disepakatilah pembangunan gudang tersebut di Jalan Janah Munsit, Desa Sarapat.
“Karena perlu jalan besar dan pasti dilewati mobil yang besar juga untuk membawa atau mengangkut barang-barang Bulog, maka kita pilih di Jalan Janah Munsit dekat dengan Rutan,” ujarnya.
Indra Gunawan mengungkapkan, lahan yang dihibahkan ke Perum Bulog tersebut dengan luas sekitar 1,6 hektare. Lahan tersebut nantinya akan dibangun gudang berkapasitas 5.000 ton.
“Selain itu, Perum Bulog nantinya siap membeli gabah milik petani di Bartim untuk diolah dan dijual kepada masyarakat dengan harga yang sudah ditentukan dari pemerintah,” ujarnya.
Indra Gunawan menambahkan, setelah disetujuinya hibah lahan ini oleh DPRD, maka selanjutnya pemerintah akan menyampaikan kepada pihak Bulog agar bisa segera membangun gudang dimaksud.
“Lahannya sudah diukur juga oleh BPN Bartim. Kepada pihak DPRD Bartim, kami ucapkan terimakasih atas dukungan dan kerjasamanya yang telah menyetujui pembangunan gudang tersebut,” pungkasnya.[]
Gazali Rahman 24/3/ 2024.



