Kunjungan kerja Komisi I DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) ke DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) menjadi momentum pembelajaran bersama untuk memperkuat kinerja legislatif. Fokus utama dari studi komparasi ini adalah mengeksplorasi tugas dan fungsi Komisi I yang mencakup urusan pemerintahan, hukum, dan keamanan. Kunjungan tersebut dilakukan pada Jumat, 3 Januari 2025.
Ketua Komisi I DPRD Kalsel, H. Rais Rohayat, SH, mengungkapkan bahwa salah satu pembahasan utama adalah peran strategis tenaga ahli dalam mendukung kegiatan komisi di DPRD. “Kami melihat bahwa di DPRD Kalteng, tenaga ahli telah dimanfaatkan secara optimal sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub). Kami akan mencoba menerapkan hal serupa di DPRD Kalsel untuk meningkatkan efektivitas kerja,” ujar H. Rais Rohayat, SH.
Selain itu, diskusi ini memberikan wawasan baru tentang pengelolaan pokok pikiran (pokir) dewan, optimalisasi kegiatan komisi, serta penguatan sinergi antar lembaga. Hal ini menjadi bagian dari pembelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas legislatif di tingkat daerah.
Menimba Ilmu dari Praktik Terbaik
Kepala Bagian Persidangan DPRD Kalteng, Giwung, bersama Sekretaris DPRD Kalteng, H. Pajarudinnor, menyambut hangat kunjungan tersebut. H. Pajarudinnor menekankan pentingnya diskusi seperti ini dalam menemukan solusi inovatif yang dapat diterapkan di kedua provinsi.
“Kami sama-sama belajar tentang berbagai isu, mulai dari pemanfaatan tenaga ahli hingga pengelolaan pokir. Ini adalah upaya untuk memperkuat legislasi yang lebih efektif dan relevan bagi masyarakat,” jelasnya.
Pentingnya Edukasi untuk Meningkatkan Efektivitas Kerja
Salah satu poin penting yang ditekankan dalam pertemuan ini adalah peran edukasi, baik bagi anggota legislatif maupun masyarakat. Pengetahuan yang mendalam tentang mekanisme kerja, seperti pemanfaatan tenaga ahli dan pengelolaan kebijakan berbasis data, dinilai dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap legislatif.
Melalui kunjungan ini, DPRD Kalsel juga belajar bahwa keterbukaan terhadap praktik terbaik dari daerah lain adalah langkah penting dalam meningkatkan kinerja. “Kami yakin, sinergi dan edukasi lintas provinsi seperti ini dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah,” tambah H. Rais Rohayat, SH.
Rekomendasi untuk Implementasi di Kalsel
Sebagai hasil dari kunjungan ini, beberapa rekomendasi yang dapat diterapkan di Kalsel meliputi:
- Mengoptimalkan pemanfaatan tenaga ahli untuk mendukung tugas komisi.
- Meningkatkan kapasitas anggota DPRD melalui pelatihan dan studi komparasi.
- Membuka ruang diskusi lintas provinsi untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik.
- Melibatkan masyarakat dalam proses legislasi untuk menciptakan kebijakan yang inklusif.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antar DPRD lintas provinsi tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan, tetapi juga memberikan peluang pembelajaran yang bermanfaat. Dengan pendekatan yang berorientasi pada edukasi, DPRD Kalsel diharapkan mampu mengadaptasi praktik terbaik untuk meningkatkan efektivitas kerja mereka di masa depan.
